* Terbanyak Sepanjang Sejarah
posaceh.com, Madrid – Hujan deras dahsyat yang memicu banjir seperti tsunami di Valencia telah menyapu apa saja yang dilewatinya. Kerugian besar para pemegang polis atau nasabah asuransi telah memicu kekhawatiran pihak asuransi yang harus membayar premi dalam jumlah tak terhitung.
Apalagi, tingkat kerusakan sepenuhnya belum diketahui dengan pasti, baik bangunan, mobil, jalan dan lainnya. Namun Konsorsium Kompensasi Asuransi Spanyol, sebuah entitas publik-swasta yang membayar klaim asuransi untuk risiko ekstrim seperti banjir, memperkirakan akan menghabiskan 3,5 miliar euro atau sekitar Rp 58,8 triliun sebagai kompensasi.
Konsorsium telah menerima 116.000 klaim asuransi atas kerusakan akibat banjir, dengan 60% klaim untuk mobil dan 31% untuk rumah. Asosiasi Perusahaan Asuransi Spanyol memperkirakan banjir akan memecahkan rekor pembayaran yang bersejarah.
Hujan deras meluapkan sungai dan kanal-kanal yang biasanya kering di Spanyol Timur pekan lalu. Sehingga, memicu banjir bandang yang menenggelamkan seluruh komunitas dan menewaskan banyak orang, seperti dilansir AP, Jumat (8/11/2024).
Banjir besar ini menimbulkan kehancuran, terutama di Valencia, wilayah yang paling parah terkena dampaknya. Pencarian korban tewas dan hilang terus berlanjut, lebih dari seminggu sejak banjir pada 29 Oktober 2024, serta upaya pembersihan dan pemulihan besar-besaran.(Muh/*)
