Dipat na Bak Mee, di sinan jalan tembus, hana buntu,” kata Nurdin AR suatu waktu kepada kami.
Menurut pakar sejarah Aceh dan mantan Kepala Museum Negeri Aceh ini, Belanda dengan penuh perhitungan menanam pohon Asam Jawa di sepanjang jalan di Banda Aceh, Aceh Besar dan beberapa daerah lainnya.
Asam jawa atau Tamarindus Indica merupakan salah satu pohon dan buah yang banyak tumbuh di tepi jalan. Buah asam jawa atau Boh Mee digunakan sebagai bumbu pelengkap masakan di Aceh. Selain itu, banyak bagian pohon asam yang dapat dijadikan bahan obat tradisional.
Pohon asam jawa di beberapa tempat di Indonesia dikenal dengan nama-nama lokal yang beragam, di Aceh disebut Bak Mee (Aceh), Asam (Melayu), Asem (Jawa, Sunda), dan Celagi (Bali).
Selain enak dipandang, sejuk dan rindang, pohon Asam Jawa menurut penelitian memiliki kemampuan menyerap polutan paling tinggi dibandingkan jenis tanaman tepi jalan lainnya sehingga berkontribusi dengan baik terhadap peningkatan kualitas udara.
Jadi, jangan tebang pohon apapun, apalagi pohon Asam Jawa. Kalau pohonnya sudah sangat tua dan mengancam keselamatan sebaiknya menghubungi dinas terkait. (Hasnanda Putra).











