Daerah

Aceh Barat Siapkan Rumah Tunggu Kelahiran Secara Gratis

1773
×

Aceh Barat Siapkan Rumah Tunggu Kelahiran Secara Gratis

Sebarkan artikel ini
FOTO/ANTARA Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Barat, Evi Juwinda (tengah) bersama Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat, Syarifah Junaidah (kanan) meninjau rumah tunggu kelahiran di Desa Pasi Aceh Teungoh, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (8/9/2020)

POSACEH.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh menyiapkan rumah tunggu kelahiran bagi masyarakat secara gratis, untuk memastikan kaum ibu hamil mendapatkan layanan kesehatan secara memadai.

“Rumah tunggu kelahiran yang sudah kita siapkan ini gratis, dan difungsikan untuk menampung ibu hamil yang akan melahirkan beserta keluarganya, dengan pengawasan secara langsung oleh tenaga bidan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat Syarifah Junaidah di Meulaboh, Selasa.

Ada pun sebaran rumah tunggu kelahiran/rumah singgah tersebut tersebar di Kecamatan Sungai Mas, Pante Ceureumen, Arongan Lambalek, Samatiga, Bubon, serta Kecamatan Meureubo.

Menurutnya, rumah tunggu kelahiran yang didirikan di daerah ini juga bertujuan mempercepat penanganan ibu hamil, sekaligus mengurangi risiko kematian saat melahirkan.

Penyediaan sarana tersebut, kata Syarifah Junaidah, dengan memperhatikan beberapa aspek seperti jauhnya akses masyarakat dengan fasilitas kesehatan, dan ibu hamil yang memiliki risiko tinggi.

“Setiap ibu hamil yang akan melahirkan dengan risiko tinggi di Aceh Barat, bisa memanfaatkan fasilitas ini sampai waktu melahirkan tanpa dibebani biaya,” kata Syarifah Junaidah menambahkan.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Aceh Barat Evi Juwinda mengatakan keberadaan rumah tunggu kelahiran di daerah ini diharapkan dapat mendorong ibu hamil agar mau menjalani proses persalinan menggunakan jasa tenaga medis, dengan fasilitas kesehatan agar kesehatan ibu dan anak bisa terpantau.

Sehingga setelah melahirkan, sang ibu dan anak juga bisa diimunisasi oleh tim medis.

“Saya juga berharap kepada seluruh tenaga kesehatan, khususnya bidan supaya dapat memantau terus perkembangan ibu hamil, ibu menyusui, ibu nifas, dalam rangka mempercepat penanganan ibu hamil di Aceh Barat,” kata Evi Juwinda menambahkan.

Saat ini, kata Evi Juwinda, pemerintah telah menjamin setiap ibu hamil yang akan melahirkan dengan menggratiskan biaya persalinan masyarakat, guna mengurangi angka kematian ibu dan anak melalui program jaminan persalinan (Jampersal). (Ant)