Parlementaria

Anggota DPRK Banda Aceh Syarifah Munirah, SAg: Perlu Aksi Nyata Berdayakan UMKM saat Pandemi Covid-19

3270
×

Anggota DPRK Banda Aceh Syarifah Munirah, SAg: Perlu Aksi Nyata Berdayakan UMKM saat Pandemi Covid-19

Sebarkan artikel ini
Syarifah Munirah, SAg, Anggota DPRK Banda Aceh

Banda Aceh – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia khususnya di Kota Banda Aceh, dan tidak jarang menjadi andalan ketika sebuah krisis menerpa. Lantaran posisinya sangat penting maka sewajarnya UMKM diberikan perhatian khusus agar bisa terus tumbuh maksimal, terutama diberikan pendampingan dan kemudahan bantuan permodalan.

Anggota DPRK Banda Aceh Syarifah Munirah SAg, mengatakan, pelaku Usaha UMKM yang sebelumnya terdampak akibat pandemi covid-19, dimana daya beli masyarakat sangat menurun drastis, Sehingga berbagai upaya dilakukan oleh para pelaku usaha kecil untuk bisa bertahan dengan usahanya walaupun harus tertatih-tatih, untuk itu perlu aksi nyata Pemerintah untuk membangkitkan kembali usahanya.

“Kalau pelaku UMKM mengalami kendala modal untuk bangkit, saya rasa pemerintah harus membantu memberikan pinjaman modalnya agar usaha rakyat itu bangkit kembali. Kehadiran LKS Mahirah Muamalah harus menjadi solusi atas kesulitan pelaku UMKM dalam akses permodalan untuk memajukan kembali usahanya,” kata syarifah munira.

Menurutnya, Pemerintah Kota Banda Aceh harus mendorong warga kota pelaku UMKM agar terus menjalankan usahanya ditengah pandemi covid-19 dan era new normal ini, hanya saja dengan tetap menjaga protokol kesehatan dalam aktivitasnya.

Ia menuturkan, akibat pandemi covid-19 banyak usaha yang gulung tikar dan bahkan beralih ke usaha lain, pun demikian ada usaha baru yang tumbuh seperti UMKM yang memproduksi Hand Sanitizer, Masker. Untuk membuat mereka tetap hidup Pemerintah harus memberdayakan mereka dengan cara membeli produk-produknya.

“Karena itu, pemerintah harus membeli produk UMKM lokal untuk disalurkan ke masyarakat atau ke sekolah-sekolah, juga untuk penggunaan dilingkungan instansi terkait,” ujarnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Banda Aceh itu juga mendorong pihak swasta yang membutuhkan produk seperti hand sanitizer maupun masker untuk tidak membeli dari luar, tapi belilah produk masyarakat, begitu juga dengan kebutuhan di dinas terkait.

“Kebutuhan Instansi Pemerintah yang bisa di produksi oleh warga kota, Pemerintah harus membeli produk mereka agar UMKM warga kota tetap hidup, perekenomiannya tumbuh di tengah masa sulit ini,” ujar politisi perempuan PPP itu, Pemerintah, harus memberdayakan pelaku UMKM dengan membeli produk mereka.

Ia juga mendorong warga agar terus menjalakan usahanya dan beraktivitas seperti biasa, jangan berhenti dan berdiam dirumah lagi, namun harus tetap beraktivitas namun tetap menjaga protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan.

“Ayo jangan lagi berdiam diri dirumah, mari beraktivitas kembali, menghidupkan ekonomi keluarga kita, apa yang bisa dilakukan, kerjakanlah. Berdamailah dengan alam yang seperti ini tapi tetap dengan menjaga protokol kesehatan untuk mencegah dan menekan angka covid-19,” ajaknya.(adv)