NasionalNews

Forum Asta Cita Indonesia Resmi Berdiri

1576
×

Forum Asta Cita Indonesia Resmi Berdiri

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai penandatanganan akta pendirian Forum Asta Cita Indonesia, di Boast Water Park, Bogor, Selasa (27/8/2024). FOTO/ DOK FORUM ASTA CITA INDONESIA

*Siap Kawal Program Pemerintah Pasca Pilpres 2024

posaceh.com, Bogor – Forum Asta Cita Indonesia resmi didirikan pada Selasa, 27 Agustus 2024, melalui penandatanganan akta pendirian yang berlangsung di Boast Water Park, Bogor. Forum ini merupakan transformasi dari Relawan Prabowo-Gibran 08, yang sebelumnya berperan aktif dalam mengkampanyekan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Ketua Umum Forum Asta Cita Indonesia, Hasbi, menegaskan bahwa tujuan utama pembentukan forum ini adalah untuk mengawal, mengevaluasi, dan memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah yang telah dijanjikan selama masa kampanye.

“Kami ingin memastikan bahwa program-program yang telah dijanjikan terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hasbi, Rabu (28/8/2024).

Dengan berdirinya Forum Asta Cita Indonesia, diharapkan dapat tercipta sinergi yang positif antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawal pembangunan nasional. “Kami optimis forum ini akan menjadi platform yang efektif untuk menyuarakan aspirasi masyarakat dan memastikan bahwa semua kebijakan yang diambil benar-benar untuk kepentingan rakyat,” tuturnya.

Penandatanganan akta pendirian forum ini dihadiri oleh sejumlah pengurus dan deklarator organisasi, termasuk Tonny Saritua Purba yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal, Desi Susilawati sebagai Bendahara Umum, serta Iskandar Sembiring dan Dr. Gidion Steven Hutagalung sebagai Dewan Pakar.

Selain itu, turut hadir Ilham Abimanyu, seorang deklator dari generasi milenial dan Gen Z, yang menekankan pentingnya regenerasi dalam organisasi ini. “Anak muda harus terlibat aktif dalam organisasi ini, karena mereka adalah masa depan bangsa,” kata Ilham.

Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Sholehan Arif dari Semarang, Andri dari Jakarta, Hendra dari Yogyakarta, Heru Siswanto dari Sumatera Selatan, dan Agus Hidayat dari Jawa Barat. Kehadiran mereka menandai komitmen Forum Asta Cita Indonesia untuk memperluas jangkauan organisasi ke berbagai wilayah di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Forum Asta Cita Indonesia, Tonny Saritua Purba, menjelaskan bahwa forum ini berencana untuk memperluas kepengurusan di beberapa provinsi dalam beberapa bulan ke depan, dengan target minimal berdiri di 10 provinsi dalam tiga tahun mendatang.

“Kami juga akan menjalin komunikasi dan menyampaikan gagasan kepada delapan fraksi di DPR RI serta kementerian terkait,” jelas Tonny.

Dalam rapat pengurus yang digelar sebelum penandatanganan akta pendirian, visi dan misi Forum Asta Cita Indonesia dirumuskan dengan fokus pada sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Forum ini berkomitmen untuk mendukung program pemerintah sekaligus menjadi pengawas yang kritis.

“Pengawasan ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi lebih kepada memberikan kontribusi nyata agar kebijakan yang diambil pemerintah sesuai dengan aspirasi rakyat,” ungkap Desi Susilawati, Bendahara Umum forum.

Sebagai langkah awal, Forum Asta Cita Indonesia berencana untuk segera mengadakan audiensi dengan beberapa kementerian terkait, seperti Kementerian Ekonomi, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Hukum dan HAM. Tujuan dari audiensi ini adalah untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan yang telah dirumuskan oleh forum.

“Kami ingin menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, terutama dalam hal kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat,” tambah Iskandar Sembiring, salah satu Dewan Pakar forum.

Selain mengawal kebijakan pemerintah, Forum Asta Cita Indonesia juga berencana untuk fokus pada isu-isu strategis lainnya, termasuk pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

Forum ini akan mengadakan berbagai diskusi publik dan seminar untuk membahas isu-isu tersebut, dengan harapan dapat merumuskan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami berharap melalui diskusi ini, kami dapat merumuskan rekomendasi kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. Gidion Steven Hutagalung, Dewan Pakar Forum Asta Cita Indonesia.(Wahyu Desmi/*)