Daerah

Polres Pidie Bersama Satpol PP dan WH Razia Petasan

1932
×

Polres Pidie Bersama Satpol PP dan WH Razia Petasan

Sebarkan artikel ini
Personil tim Gabungan dari Polres Pidie bersama Personil Satpol PP dan WH Kabupaten Pidie razia peredaran petasan atau mercon kegiatan Razia dipimpin langsung oleh Kabag Ops AKP H.G Tanjung, dan langsung didampingi oleh Kasat Intelkam Polres Pidie Iptu Mawardi wilayah hukum Polres Pidie, Kamis (30/3/2023). FOTO/ DOK HUMAS POLRES PIDIE.

posaceh.com, Sigli – Personil tim Gabungan dari Aparat kepolisian polres Pidie bersama Personil Satpol PP dan WH Kabupaten Pidie menggelar razia peredaran petasan atau mercon di wilayah hukum Polres Pidie, Kamis (30/3/2023).

Adapun dalam kegiatan Razia dipimpin langsung oleh Kabag Ops AKP H.G Tanjung, dan langsung didampingi oleh Kasat Intelkam Polres Pidie Iptu Mawardi.

Kapolres Pidie AKBP Imam Asfali, SIK melalui Kabag Ops AKP H.G Tanjung, mengatakan, kegiatan Razia ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari atensi pimpinan Polri dalam rangka upaya menjaga kekusyukan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1444 H tahun 2023 yang saat ini dilaksanakan oleh umat muslim.

“Sasaran Razia dilaksanakan terhadap para pedagang baik kios maupun kaki lima yang berada di wilayah hukum Polres Pidie yang diduga menjual petasan pada dagangannya,” kata AKP H.G Tanjung.

Lanjut AKP H.G Tanjung, Kapolres Pidie perintahkan tim gabungan bersama Personil Satpol PP/WH untuk melakukan Razia mengupayakan meminimalisir kejadian yang diakibatkan oleh para anak anak dan remaja sebagai dampak dari mainan petasan, selain menimbulkan suara bising juga dapat membahayakan bagi siapa saja yang terkena petasan tersebut.

“Dalam razia kali ini petugas belum menemukan adanya para pedagang yang menjual petasan atau mercon di wilayah Kabupaten Pidie,” ujar AKP H.G Tanjung
AKP H.G Tanjung mengajak semua masyarakat untuk menjaga keluarga atau anak anak jangan sampai dibiarkan membeli petasan maupun membakar petasan tersebut.

” Jika ada yang membeli atau membakar petasan tersebut bisa membahayakan diri sendiri ataupun terganggu masyarakat yang lain,” tutup AKP H.G Tanjung. (Harmadi).