Daerah

Kapolda Aceh Tampung Aspirasi dan Keluhan Masyarakat Lewat Jum’at Curhat

1765
×

Kapolda Aceh Tampung Aspirasi dan Keluhan Masyarakat Lewat Jum’at Curhat

Sebarkan artikel ini
Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H, M.M didampingi Wakapolda Aceh, Drs. Syamsul Bahri, M.M melakukan pertemuan dengan sejumlah wartawan dari berbagai media dalam program Jumat Curhat di Benu Coffe, Banda Aceh, Jumat (30/12/2022) FOTO/ BEDU SAINI

posaceh.com, Banda Aceh – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs Ahmad Haydar SH M.M kembali bersilaturrahmi dalam program Jumat Curhat dengan menampung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat yang berlangsung di Benu Coffe Roaster, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Jum’at (30/12/2022).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy menyampaikan, Jumat Curhat ini merupakan program Quick Win Kapolri untuk mendengar langsung permasalahan atau keluhan yang dirasakan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut Kapolda Aceh menampung keluhan masyarakat secara langsung dengan cara-cara humanis dan masyarakat bebas mencurahkan isi hatinya terkait permasalahan yang dialami.

“Masyarakat yang datang dipersilakan curhat. Jumat Curhat ini juga momen Kapolda Aceh dengar keluhan masyarakat secara langsung,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Winardy.

Dikesempatan itu, Kapolda Aceh menyampaikan, banyak kasus dan keluhan yang disampaikan masyarakat baik melalui dumas melalui WhatsApp maupun pengaduan langsung saat Jumat Curhat.

Selain menerima curhatan masyarakat, Kapolda Aceh juga berdiskusi dengan para pimpinan organisasi wartawan dan media yang di Banda Aceh. Hal itu adalah bukti jika peran awak media sangat penting untuk mendukung kinerja Polri dalam menjaga Kamtibmas.

Kegiatan Jumat Curhat ini juga dilaksanakan serentak di seluruh Polres sampai ke tingkat Polsek jajaran Polda Aceh. Ini adalah bukti bahwa Polri ingin masyarakat lebih leluasa dan mudah dalam menyampaikan permasalahan yang dihadapi.
Di samping itu, kegiatan ini juga tindak lanjut dari perintah Kapolri Listyo Sigit Prabowo, di mana Polri sampai ke tingkat paling bawah harus hadir dan mengakomodir setiap permasalahan yang dikeluhkan masyarakat.

Pada kesempatan Kapolda Aceh juga menyampaikan, pengamanan akhir tahun jajaran Polda tetap mengawasi wilayah padat pengunjung atau tempat keramaian misal pelabuhan dan tempat belanja
Ada Pospam kemacetan, kriminalitas, laka laut, terorism dan masing masing Polres menjaga titik rawan yang ada di daerah.
Kemudian tempat peribadatan rumah ibadah bagi agama lain diluar Islam, misal di Singkil dan Aceh Tenggara. “Liburan dengan tertib menghindar kemacetan dan waspada tempat keramaian,” pintanya.

Menyikapai tahun baru kepada masyarakat tidak kebut kebutan dan berkumpul ramai ramai yang bisa membuat terjadinya kerusuhan mohon dihindari.
“Kita bersama unsur lainnya memantau dan mengawasi langsung dengan banyak membuat spanduk himbauan terhadap rawan kecelakaan maupun tempat wisata. Saya sudah menghimbau agar tidak berdesak desak maka pesan melalui aplikasi untuk pemesanan tiket,” demikian Kapolda Aceh.
Jumat Curhat itu ikut dihadiri Wakapolda Aceh Drs Syamsul Bahri MM, beserta para PJU, Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin, Pemimpin Redaksi media, dan wartawan senior serta sejumlah tokoh masyarakat.(Bedu/MarDG)