Daerah

BPBD Pidie Lakukan Pendataan Bangunan Rusak Akibat Angin Kencang di 12 Kecamatan

2259
×

BPBD Pidie Lakukan Pendataan Bangunan Rusak Akibat Angin Kencang di 12 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Tim dinas sosial kabupaten Pidie TKSK melakukan pendataan rumah rusak, Senin (30/5/2022) FOTO HARMADI

posaceh.com, Sigli -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie bersama polisi, TNI dan camat beserta Dinas Sosial melakukan pendataan pembangun rusak di 12 kecamatan yang diterjang angin kencang disertai hujan, pada Sabtu 28 Mei 2022 sekitar pukul 23.30 WIB yang lalu.

 

Dalam pendataan itu turut melibatkan langsung TKSK yang berada di Kecamatan untuk melakukan pendataan warga mengalami musibah, bahkan perangkat gampong juga ikut membantu pihak pemerintah melakukan pendataan, Senin (30/5/2022).

Tim dari TNI KODIM PIDIE melakukan pendataan rumah rusak, Senin (30/5/2022) FOTO BPBD PIDIE

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pidie Nasruddin mengatakan, sebanyak 24 unit rumah, empat unit ruko, tiga unit kios, dua unit dayah dan tiga unit kantor atau Puskesmas dilaporkan rusak akibat bencana yang melanda daerah tersebut.

“Saat ini kami masih mendata jumlah KK dan jiwa yang mengungsi akibat dari bencana angin kencang,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, kerusakan akibat angin kencang dan hujan lebat tersebar di 12 Kecamatan di Pidie.

“Kerusakan tersebar di sejumlah gampong di 12 kecamatan, kerusakan rata-rata terjadi pada atap bangunan akibat hempasan angin, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu,” kata Nasruddin

 

Lanjut lagi Nasruddin di Kecamatan Pidie, Gampong Pulo Pisang, Pohon tumbang ke badan jalan, Gampong Bubei, 2 unit rumah rusak milik M Isma dan Yusri, Gampong Jeumpa, 1 unit rumah rusak milik Affas

Tim dari kepolisian polres Pidie melakukan pendataan rumah rusak, Senin (30/5/2022) FOTO BPBD PIDIE

Lalu Kecamatan Peukan Baro, Gampong Rambayan, Pohon tumbang ke badan jalan, Gampong Mee Tanoh, 3 unit rumah rusak masing masing milik Cut Husna, Darmawati, dan Ahmadi. Sedangkan Kecamatan Indrajaya Gampong Pineung, 1 unit rumah rusak, Gampong Wakeuh, 1 unit rumah rusak atap milik M Nur, Gampong Blang Lhok Kaju, 5 unit rumah rusak atap, masing masing milik Tgk Faturrahman, Abdul Wahid, Muhammad Razali, Aiyub, dan Atikah, Gampong Garot Cut, 1 unit rusak rumah milik Hasanusi, Gampong Rawa Tungkop, 1 unit rusak milik Ridwan, Gampong Dayah Caleue, 1 unit rusak rumah milik Beni Askar.

 

Kemudian Kecamatan Kota Sigli, Gampong Lampoh Krueng, 1 unit rumah tertimpa pohon kelapa milik Hasbalah, bahkan Kecamatan Sakti, Gampong Jeumpa, 2 unit rumah rusak atap milik Rosmini, dan rosna. Kecamatan Mutiara Timur, Gampong Nibong, 1 unit Pukesmas Ujong Rimba, Gampong Mesjid Geumpueng, 1 unit Dayah Babul Barakah Al-Munawwarah rusak atap).

 

Kecamatan Mutiara, Gampong Jadan, 1 unit rumah rusak milik M Saad, Gampong Paloh Kambuek, 2 unit rumah rusak milik M Nur dan Iskandar, Gampong Dayah Syarif, 1 unit rusak rumah milik Bahagia, Gampong Blang Bereueh, 1 unit rumah rusak milik Bustami, Gampong Dayah Tidiek, 1 unit rumah rusak milik Nur Indah. Kecamatan Simpang Tiga, Gampong Lheu, 2 unit rusak rumah milikbSaiful Bahri dan Amansyah, Gampong Ulei Barat, 2 unit rusak rumah milik Maryam dan Cut Maryati, Gampong Seuk Cekok, 1 unit rusak rumah milik Ainal Mardiah, Gampong Seuke, 2 unit rusak rumah milik Teuku Idril dan Musliadi, Gampong Raya Paya, 1 unit rusak rumah milik Murniati, Gampong Keude Simpang Tiga, (1 unit aula Kantor Camat Simpang Tiga.

 

Sedangkan Kecamatan Mila, Gampong Lagang, 1 unit rumah rusak atap milik Bustanil Ibrahim. Bahkan Kecamatan Batee, Gampong Alue Lada, 1 unit rusak rumah milik Samsul Bahri, Gampong Mee, 1 unit rusak rumah milik Jamilah Insya. Kecamatan Geulumpang Tiga, Gampong Sukon Mesjid. Kecamatan Muara Tiga, Gampong Sagoe, 1 unit rumah milik Mariati Mahmud.

 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pidie Nasruddin menjelaskan semua petugas telah turun kelokasi seperti, TNI, POLRI, pihak Dinas Sosial Kabupaten Pidie, langsung melibatkan petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang berada di Kecamatan telah melakukan melakukan pendataan dan pengecekan langsung lokasi korban yang terdampak Angin Puting Beliung.

“Kami melakukan koordinasi dengan BPBA Provinsi Aceh terkait penangganan bencana dan kebutuhan logistik untuk korban bencana,” kata Nasruddin

 

Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan lebat dan Angin Puting Beliung. (Harmadi)