Daerah

KONI Aceh Tuntaskan Bonus Atlet PON Papua

2713
×

KONI Aceh Tuntaskan Bonus Atlet PON Papua

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf menyerahkan bonus kepada seorang pelatih angkat besi Aceh, Effendi Eria pada pemberian bonus tahap kedua bagi atlet dan pelatih peraih medali di PON XX/2021 Papua di GOR KONI Aceh, Banda Aceh, Kamis (14/4/2022). Foto : Humas KONI Aceh, Qahar Muzakar.

 

posaceh.com, Banda Aceh – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menuntaskan pemberian bonus atlet peraih medali pada PON XX/2022, setelah menyerahkan bonus tahap kedua kepada atlet peraih medali perak, perunggu serta pelatih. Penyerahan bonus tahap kedua itu dirangkai pada acara buka puasa bersama di GOR KONI Aceh, Kamis (14/4/2020).

Bonus tahap dua ini untuk atlet dari delapan cabang olahraga yaitu tarung derajat, muaythai, angkat besi, atletik, sepatu roda, kempo, binaraga dan anggar yang meraih perak, perunggu dan pelatih dengan total Rp 6.670.000.000.
Bonus atlet peraih medali PON dilakukan dua tahap. Tahap pertama telah diserahkan bagi atlet peraih medali emas bertempat di Anjong Monmata, Pendapa Gubernur Aceh, Desember 2021, dengan total Rp 3,5 milyar. Atlet yang meraih medali emas dari delapan cabang olahraga yaitu tarung derajat, Muaythai, angkat besi, atletik, sepatu roda, kempo, binaraga dan cabang olahraga anggar.

Total bonus yang disiapkan dan diserahkan KONI Aceh kepada atlet peraih medali emas, perak, perunggu dan pelatih Rp 10.170.000.000. ”Sesuai janji yang pernah saya sampaikan, bagi atlet dan pelatih peraih medali di PON Papua akan diberikan bonus uang tunai. Alhamdulillah, hari ini janji tersebut telah kita tunaikan,” ujar Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem ini, bahwa bonus atlet dan pelatih telah ditransfer kerekening masing – masing.

Pada kesempatan itu Ketua Umum KONI Aceh
menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyerahan bonus. Semestinya, bonus tersebut langsung diberikan tidak lama setelah pulang dari papua. Karena ada beberapa tahapan administrasi yang harus ditempuh, maka penyerahan bonus keseluruhan baru bisa di realisasikan sekarang.

Grafik Prestasi Naik

Mualem menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perjuangan para atlet yang mengharumkan nama Aceh di PON Papua.
“Kita ketahui, Kontingen Aceh meraih 11 medali emas, 7 perak dan 11 perunggu berada di urutan 12 dari 34 provinsi. Ini suatu prestasi luar biasa dan sejarah baru yang dicapai dari persaingan yang ketat di PON Papua,” ujarnya.

Capaian itu, katanya, membuat grafik prestasi olahraga Aceh terus menanjak setelah PON XIX/2016 Jawa Barat, Aceh meraih 8 emas, 7 perak, 9 perunggu. Berada di ranking 17 dari 34 provinsi
Pencapaian PON tahun 2016 merupakan catatan sejarah baru saat itu, selama keikutsertaan Aceh pada 14 kali gelaran multi event olahraga nasional empat tahunan itu.
Untuk Sumatera, sebutnya, saat ini Aceh berada di posisi tiga besar dari 10 provinsi. Bahkan berhasil mengungguli Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang selama ini dikenal sebagai raksasa olahraga di pulau Sumatera.

Upayakan Pekerjaan

Katanya, semua capaian tersebut tentunya tidak terlepas dari kerja keras dan kerja cerdas para atlet, pelatih, Pengprov cabang olahraga bersama KONI Aceh melalui pemusatan latihan daerah yang rutin di laksanakan setiap tahunnnya, dan terus dilanjutkan di masa-masa yang akan datang.
Muzakir Manaf juga menyebutkan, KONI Aceh sedang mengupayakan agar para atlet dan pelatih yang belum memiliki pekerjaan dapat diterima di berbagai intansi pemerintah, Polri dan TNI.
Kini KONI Aceh, katanya, fokus menghadapi PON XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara. Semoga ke depan, olahraga Aceh semakin berprestasi di nasional dan internasional.

Besaran Bonus

Adapun besaran bonus diterima atlet peraih medali emas perorangan Rp 300 juta, emas beregu kecil 350 juta rupiah. Peraih medali perak perorangan 100 juta, beregu besar 400 juta rupiah dan beregu kecil 150 juta.
Peraih medali perunggu perorangan 60 juta rupiah, beregu besar 300 juta, beregu kecil 60 juta. Sedangkan untuk pelatih peraih medali emas mendapat bonus 275 juta, medali perak perorangan dan beregu kecil masing – masing 90 juta rupiah, beregu besar 140 juta rupiah.
Uuntuk pelatih peraih medali perunggu perorangan dan beregu kecil masing – masing 60 juta, perunggu beregu besar 75 juta dan cabang olahraga eksibisi PON Papua, Rp 25 juta hingga 50 juta. (Sudirman Mansyur).