Pemko Banda Aceh

Dinkes Kota Banda Aceh dan TP-PKK Kecamatan Baiturrahman Lakukan Pemantauan Status Gizi

2145
×

Dinkes Kota Banda Aceh dan TP-PKK Kecamatan Baiturrahman Lakukan Pemantauan Status Gizi

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Syukriah, SKM, MKM, memberikan penjelasan terkait peningkatan gizi terhadap anak, dalam rangka pembentuk kan Rumah Gizi Gampong dan pemantauan status gizi di Rumah Gizi Gampong, Gampong Peulanggahan, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (22/2/2022). FOTO/ ABDUL MUIZ

posaceh.com, Banda Aceh – Dalam rangka pembentukkan Rumah Gizi Gampong (RGG) Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh bersama Tim Penggerak PKK Gampong Kecamatan Baiturrahman melakukan pemantauan status gizi di Rumah Gizi Gampong, Gampong Peulanggahan, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (22/2/2022).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Syukriah, SKM, MKM, pada kesempatan tersebut mengharapkan kepada para petugas kesehatan agar jangan sampai salah pengukuran tinggi dan berat badan, karena itu akan mempengaruhi hasil stunting.
“Pastikan timbangan ada di titik nol dan anak berdiri tegak saat pengukuran tinggi, karena sering sekali terjadi kesalahan karena saat pengukuran dan penimbangan kepada balita, sehingga akan mempengaruhi hasil,” ujarnya.

Menurut Syukriah, kesalahan data yang diberikan oleh petugas penimbangan dan pengukuran balita akan menghasilkan analisa yang salah pada penetuan status balita tersebut.
“Akibatnya bisa fatal, karena ketika data anak tersebut salah maka itu bisa menjadikan peningkatan angka stunting, makanya saya minta petugas berhati-hati,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Banda Aceh baik melalui Dinas Kesehatan atau stakeholder yang lainnya sedang fokus melakukan penurunan angka stunting di Kota Banda Aceh.
“Pemerintah Kota Banda Aceh, baik melalui dinas kesehatan dan dinas terkait lainnya termasuk lintas sektor lainnya sedang bekerja sama untuk penurunan angka stunting, maka kami harap warga semua berperan aktif menyukseskan program ini,” jelasnya.

Selanjutnya, ia juga menerangkan, pembentukkan RGG di setiap Gampong menjadi langkah utama Pemerintah Kota Banda Aceh mengatasi stunting.
“Maka dari itu, kita mengajak semua kader dan pengurus PKK untuk segera membentuk RGG disetiap gampong,” pintanya.

Sementara itu, Keuchik Peulanggahan, Ferdiansyah, mengatakan, selama ini Gampong Peulanggahan telah melakukan beberapa kegiatan untuk peningkatan gizi kepada anak-anak melalui RGG Gampong Peulanggahan.
“Kita sudah lakukan beberapa kegiatan untuk meningkatkan gizi anak-anak, sama dengan gampong lain, biasanya anggaran kita alokasikan sesuai dengan hasil survey yang dilakukan tim, terkait kebutuhan tim dan kebutuhan anak, lantas kita alokasikan dana melalui Dana Desa (DD),” terangnya.

Ia menyebutkan, untuk besaran dana kepada anak itu tergantung kebutuhan mereka juga, batas maksimal satu anak Rp. 30.000,-.
“Kita sudah konsultasikan kepada DPMG terkait anggaran desa yang digunakan untuk program stunting, karena penurunan stunting merupakan program prioritas maka dibolehkan anggaran desa untuk program ini, untuk besaran jumlah yang dialokasikan itu tergantung kebutuhan, batas maksimalnya setiap anak 30.000 rupiah,” pungkasnya. (Muiz)