NewsOlahraga

Tiga Balon Ketum PSSI Aceh Bersaing, Nazir Adam Pendaftar Terakhir

19
×

Tiga Balon Ketum PSSI Aceh Bersaing, Nazir Adam Pendaftar Terakhir

Sebarkan artikel ini
Nazir Adam (kiri) menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon ketua umum PSSI Aceh. Foto : Sudirman Mansyur.

posaceh.com, Banda Aceh – Dinamika pemilihan kepengurusan Asosiasi Provinsi PSSI Aceh memasuki babak baru.

Sebanyak tiga bakal calon (Balon) resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum PSSI Aceh periode 2026-2030 sebelum penutupan pendaftaran, Selasa (8/9/2026) pukul 17.00 WIB.

Nama terakhir yang menyerahkan berkas adalah petahana, Nazir Adam. Ia datang ke Sekretariat Asprov PSSI Aceh didampingi puluhan pendukung dari Askab PSSI kabupaten/kota dan klub-klub anggota yang memiliki hak suara.

Berkas pendaftaran Nazir Adam diterima langsung oleh Sekretaris Komite Pemilihan Kongres PSSI Aceh, Zakaria.

Kandidat
Zakaria merinci, hingga batas akhir pendaftaran, Komite Pemilihan mencatat tiga nama yang telah mendaftar. Ketiganya adalah Muslim, Darmansyah, dan Nazir Adam.

“Pendaftaran sudah kami tutup. Selanjutnya kami akan masuk ke tahapan verifikasi administrasi,” ujar Zakaria.

Tahap verifikasi persyaratan dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 10 September 2026. Komite telah menetapkan 10 poin persyaratan wajib yang harus dipenuhi setiap bakal calon.

Bagi bakal calon yang berkasnya belum lengkap, akan diberikan masa perbaikan pada 12-15 September 2026. Nama-nama yang dinyatakan memenuhi syarat akan ditetapkan sebagai calon tetap dan berhak mengikuti Kongres Asprov PSSI Aceh pada 3 Oktober 2026 mendatang.

Maju Karena Dorongan
Kehadiran Nazir Adam di detik-detik terakhir pendaftaran menjadi sorotan. Ia mengaku keputusan untuk kembali maju bukan inisiatif pribadi, melainkan amanah dari konstituen.

“Saya sebenarnya sudah merasa cukup. Dua periode memimpin sudah saya jalani. Tapi dorongan kuat dari Askab dan klub membuat saya kembali maju demi keberlanjutan sepak bola Aceh,” kata Nazir.

Selama dua periode kepemimpinannya, Nazir mengklaim telah berhasil membangun ekosistem sepak bola di Aceh.

Bukti nyata adalah prestasi tim sepak bola Aceh yang dua kali berturut-turut meraih medali di PON. Medali perak pada PON XX Papua 2021 dan medali perunggu pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Selain prestasi, pembinaan juga menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini Aceh memiliki puluhan wasit dan pelatih berlisensi nasional.

Kompetisi Liga 4 dan Liga Soeratin Zona Aceh juga berjalan konsisten setiap tahun, dengan juara-juara daerah yang selalu mewakili Aceh berlaga di tingkat nasional.

Katanya, Ini semua berkat kerja sama semua pihak, bila dirinya diberi amanah lagi akan fokus menjaga kesinambungan prestasi dan mempersiapkan tim bisa lolos ke PON XXII NTT- NTB 2028” tegasnya.

Penentu
Kongres Asprov PSSI Aceh pada 3 Oktober 2026 nanti akan menjadi penentu arah sepak bola Aceh lima tahun ke depan.

Dengan tiga kandidat yang memiliki latar belakang berbeda, kompetisi dan program diprediksi akan berlangsung dinamis.

Komite Pemilihan memastikan seluruh tahapan akan berjalan transparan, demokratis, dan sesuai statuta PSSI.

Siapa pun yang terpilih nantinya, diharapkan mampu membawa PSSI Aceh ke level yang lebih tinggi, baik dari sisi prestasi maupun tata kelola organisasi.(Sdm).