Daerah

BPBD Aceh Besar Catat Lima Kejadian Dampak Cuaca Ekstrem dalam Dua Pekan Terakhir

32
×

BPBD Aceh Besar Catat Lima Kejadian Dampak Cuaca Ekstrem dalam Dua Pekan Terakhir

Sebarkan artikel ini
Petugas Damkar BPBD Aceh Besar melakukan penanganan terhadap pohon tumbang di kawasan Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Minggu (28/6/2026). FOTO/ WAHYU DESMI

*Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Angin Kencang Disertai Hujan

posaceh.com, Kota Jantho – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mencatat sedikitnya lima kejadian yang dipicu cuaca ekstrem dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Peristiwa tersebut terdiri atas tiga kejadian pohon tumbang dan dua kerusakan bangunan akibat angin kencang yang terjadi di sejumlah kecamatan di Aceh Besar.

Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MS mengatakan, rangkaian kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada mengingat potensi hujan lebat yang disertai angin kencang masih berpeluang terjadi.

Atap satu unit rumah warga yang dihuni dua keluarga diterpa angin kecang di Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Kamis (2/7/2026). FOTO/ WAHYU DESMI

Berdasarkan data BPBD Aceh Besar, pohon tumbang terjadi di Kecamatan Blang Bintang pada 20 Juni, Kecamatan Mesjid Raya pada 24 Juni, serta kembali terjadi di Kecamatan Blang Bintang pada 28 Juni. Sementara itu, angin kencang menerbangkan atap tiga unit toko di Kecamatan Montasik pada 1 Juli.

“Pada hari ini, satu unit rumah yang dihuni dua kepala keluarga di Kecamatan Blang Bintang juga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat diterpa angin kencang,” ujar Ridwan Jamil, di Aceh Besar. Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, seluruh kejadian tersebut telah ditangani dengan cepat oleh personel BPBD Aceh Besar bersama unsur terkait sehingga dampaknya dapat diminimalkan dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Ridwan Jamil yang akrab disapa RJ mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Warga diminta tidak berteduh di bawah pohon yang rindang, memastikan kondisi atap rumah dalam keadaan baik, serta segera melaporkan apabila terjadi keadaan darurat agar dapat segera ditangani petugas.

“Kami terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan menyiagakan personel beserta peralatan untuk merespons setiap kejadian kebencanaan. Kami juga mengajak masyarakat agar selalu mengikuti informasi cuaca dan tidak mengabaikan peringatan dini yang dikeluarkan instansi berwenang,” pungkasnya.(Why)