Nasional

Prabowo Dapat Surat dari Anak SD, Isinya Soal MBG

15
×

Prabowo Dapat Surat dari Anak SD, Isinya Soal MBG

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto Resmikan Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, (16/5/2026). FOTO/Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden

posaceh.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima surat dari seorang anak berusia 11 tahun di sela kunjungan kerjanya ke Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026) kemarin.

Surat tersebut diberikan saat Prabowo sedang menjalani rangkaian kegiatannya di wilayah tersebut.

Mengutip CNN Indonesia, pengirim surat itu bernama Alkhalifi Muhammad Marfen, siswa kelas 5 di MI Darussalam Sidoarjo.

Ia menyempatkan diri untuk menyampaikan pesan tertulisnya secara langsung kepada Presiden dalam momen kunjungan tersebut.

Dalam suratnya, Marfen mengungkapkan rasa terima kasih kepada Presiden. Ia merasa senang karena program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah kini sudah bisa ia nikmati di sekolahnya.

“Terima kasih Bapak atas makan bergizi gratis. Saya senang menerimanya, karena makanannya bergizi,” tulis Marfen dalam suratnya, seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Marfen menyampaikan keinginan sederhana agar bisa bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Bagi anak seusianya, melihat Presiden secara langsung merupakan impian besar yang ingin ia wujudkan selain hanya menyaksikannya di televisi.

“Saya ingin bertemu dengan Bapak Presiden dengan ikut upacara 17 Agustus 1945 di Istana Negara, karena cuma bisa melihat di TV,” tulisnya.

Bagi Marfen dan jutaan anak lainnya, program ini memiliki arti lebih dari sekadar pemberian menu makan siang. Inisiatif tersebut dianggap sebagai bentuk perhatian nyata dari negara yang manfaatnya dirasakan langsung oleh para siswa di sekolah.

Surat itu ditutup dengan doa yang tulus. “Terima kasih Bapak Presiden, sehat selalu,” demikian Marfen mengakhiri suratnya.

Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan pemerintah saat ini menyasar siswa dari jenjang PAUD hingga SMA di seluruh Indonesia. Selain pelajar, sasaran program ini juga mencakup ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak-anak di bawah usia lima tahun atau balita.

Selain agenda tersebut, dalam kunjungannya ke Nganjuk, Presiden Prabowo meresmikan Museum Ibu Marsinah sebagai bentuk penghormatan bagi pahlawan nasional tersebut. Ia juga meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di seluruh Indonesia.(Muh/*)