Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Usman SE mengapresiasikan kerja cepat dari Tim Penyelamat BPBD Kota Banda Aceh dan Basarnas yang dibantu tim dari Polairud dalam upaya mencari nelayan yang diduga hilang di perairan Syiah Kuala Kota Banda Aceh.
“Semua kita berharap korban cepat dapat ditemukan dan mari kita semua sama-sama berdoa agar upaya pencarian ini cepat membuahkan hasil, dan korban segera dapat ditemukan,” kata Usman, saat mendampingi Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin melakukan peninjauan langsung upaya pencarian nelayan di pantai Syiah Kuala, Minggu (1/11/2020).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) berharap selain tim penyelamat, kepada nelayan dan masyarakat terus berkontribusi dalam upaya pencari nelayan hilang tersebut. “Kami juga memberikan apresiasi bagi semua pihak dan termasuk juga nelayan dan masyarakat yang ikut andil dalam pencarian,” ujar Usman SE, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh.
Sementara itu kepala Basarnas Aceh, Budiono mengatakan, upaya pencarian akan terus dilakukan sampai tujuh hari kedepan.
“Kalau korban cepat kita temukan akan kita hentikan pencarian, namun bila sampai tujuh hari kedepan korban tidak kita temukan akan dilakukan evaluasi untuk langkah selanjutnya,” tambah Budiono.
Untuk saat ini tim Basarnas bersama BPBD Kota Banda Aceh, Pol Airud Polda Aceh, BPBA Provinsi Aceh, RAPI Banda Aceh serta masyarakat setempat sedang melakukan pencarian dengan menyisir lautan dengan menggunakan perahu karet.
Sebelumnya telah ditemukan sebuah boat nelayan dengan mesin dalam keadaan hidup tanpa penumpang sekira pukul 18.30 WIB hari Sabtu 31 Oktober 2020.
Berat dugaan, Zainal sedang melaut dengan botanya, yang ditemukan dalam kondisi kosong di tengah laut lepas tersebut. Dengan kata lain, Zainal dalam kondisi meninggalkan boatnya. Dan berbagai spekulasi pun muncul. Salah satunya bisa jadi Zainal mengalami kecelakaan ;aut saat di atas boatnya.
Menurut informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, penumpang diketahui seorang warga Peulanggahan Kecamatan Kuta Raja dengan nama Zainal Syah (51) yang belum ditemukan hingga berita ini diturunkan. (adv)











