POSACEH.COM BANDA ACEH – Perkembangan olahraga beladiri wushu yang masih terbilang baru di Aceh, telah menunjukan prestasi dengan lolosnya seorang atlet, Kahawitan Fitriadi ke PON XX Papua.
Pengurus Provinsi Wushu Indonesia ( Pengprov WI) Aceh di bawah kepemimpinan ketua Umum, Kennedy Hasan, langsung memaksimalkan persiapan seorang atletnya tersebut untuk bisa meraih medali di multi even olahraga nasional empat tahunan di tanah air ini yang akan digelar Oktober 2021 di provinsi berjuluk Bumi Cendrawasih.
Kennedy mengatakan, seorang atletnya bertarung di kelas 60 kilogram tersebut, selama ini kontinyu berlatih di GOR KONI Aceh.
Ia menyebutkan, perkembangan atletnya dalam menjalani latihan selama ini hasilnya sudah bagus.
“Kita maksimalkan persiapan meski seorang atlet. Target medali, prediksi kita perak sudah di tangan, karena sudah mengintip kekuatan lawan”, ujarnya.
Ketua Umum WI Aceh ini, menjelaskan, dalam berlatih selama ini Kahawitan Fitra ditangani secara serius dan intensif oleh pelatih kawakan, Hanafiah.
Dijelaskannya, kegiatan latihan yang dijalani atletnya tetap mengikuti dan memperhatikan protokol cegah corona virus desease 2019 (Covid-19).
Atlet wushu Aceh tersebut saat ini sedang fokus menjalani program pemusatan latihan daerah (Pelatda) yang dibiayai KONI Aceh.
Untuk memaksimalkan persiapan guna meningkatkan kemampuan pewushu itu, Kennedy juga merencanakan merekrut pelatih nasional. “Rencana kita setelah lebaran Idul Adha menambah seorang pelatih lagi yakni pelatih nasional”, ujar Kennedy yang juga Bendahara Umum KONI Aceh ini.
Kecuali mempersiapkan seorang atlet ke PON, ia menyebutkan pengurus juga berupaya untuk pengembangan dan pembinaan olahraga beladiri asal Tiongkok di Aceh.
“Wushu terus berkembang kegiatan dan peminatnya, saat ini sudah terbentuk pengurus – pengurus di kabupaten/kota. Kepengurusan wushu sudah ada 15 kabupaten/kota. Pengukuhannya yang belum, karena terkendala pandemi virus corona”, jelasnya.
Ia memastikan cabang olahraga wushu dapat dipertandingkan di PORA XIV/2022 di Pidie, karena sudah memenuhi syarat jumlah minimal memiliki 12 kepengurusan di kabupaten/kota. (Sudirman Mansyur).











