Ekbis

Wuling Eksion Ada Fitur Mode Berkendara Sesuai Karakter Pengemudi

27
FOTO/Istimewa

posaceh.com, Jakarta – Wuling Eksion hadir di Indonesia sebagai SUV (Sport Utility Vehicle) keluarga yang mampu memenuhi kebutuhan pasar.

Kendaraan ini menawarkan kapasitas 7 penumpang dan juga ramah lingkungan. Selain itu, Eksion juga dibekali dengan fitur-fitur untuk bisa memaksimalkan kenyamanan dalam perjalanan.

“Didukung pilihan teknologi elektrifikasi EV dan PHEV serta berbagai fitur modern, Eksion dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas keluarga dengan pengalaman berkendara yang lebih fleksibel,” ujar Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors.

Guna memberikan kenyamanan dalam perjalanan, baik sehari-hari maupun jarak jauh, Wuling Eksion dilengkapi dengan 4 mode berkendara.

Adapun mode yang ditawarkan meliputi Eco, Standard, Sport dan Personalized (Persl).

Pada opsi Personalized Drive Mode, pengemudi bisa lebih merasa personal dalam menentukan karakter berkendara.
Pengaturan kendaraan ketika melakukan perjalanan akan terasa lebih nyaman, sesuai preferensi masing-masing pengemudi.

Fitur ini bisa dioperasikan dengan memanfaatkan layar 12,8 inci yang tertanam pada layar kontrol.

Langkah-langkahnya sendiri dimulai dari menekan ikon kendaraan (mobil), lalu klik menu driving, kemudian konsumen bisa memilih mode Personalized (Persl).

Lebih lanjut lagi, pengguna kendaraan bisa mengatur dua parameter yakni Power Response dan Energy Recovery Level.

Masing-masing parameter masih bisa diatur atau disesuaikan berdasarkan persentase.

Berbeda dari mode berkendara lainnya seperti Eco, Normal dan Sport, pilihan mode Personalized (Persl) membuat pengendara akan lebih leluasa.

Terutama dalam penyaluran respon tenaga yang bisa dihasilkan kendaraan. Hal ini cukup penting ketika hendak berakselerasi.
Dengan memilih persentase lebih tinggi, maka akan menghasilkan akselerasi lebih agresif, sedangkan persentase lebih rendah akan membuat respon terasa halus.

Pemulihan Energi Versi Personalized Mode

Dengan memilih mode personalized, pengendara bisa mengatur intensitas pemulihan energi, melalui sistem regenerative braking.

Untuk meningkatkan efek regenerative braking, persentasenya harus diatur lebih tinggi karena dengan persentase rendah, intensitasnya akan dikurangi.

“Wuling Eksion menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin personal melalui Personalized Drive Mode,” tutur Aji kemudian.

Secara spesifikasi, Wuling Eksion EV dibekali baterai berkapasitas 69,2 kWh dan motor listrik bertenaga 150 kW (201 hp).

Adapun torsi puncaknya diklaim mencapai 310 Nm dengan jarak tempuh maksimal 530 km (CLTC).

Lalu Eksion PHEV mengkombinasikan mesin hybrid khusus berkapasitas 1,5 liter dengan motor listrik bertenaga 145 kW (195 hp), kemudian terdapat satu baterai berkapasitas 20,5 kWh untuk menyimpan daya.

Eksion PHEV menawarkan jarak tempuh dalam mode listrik hingga 125 km, sedangkan jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.000 km berdasarkan standar CLTC.(Muh/*)

Exit mobile version