posaceh.com, Jakarta – Perawatan baterai menjadi salah satu hal penting bagi pemilik motor listrik untuk menjaga performa dan usia pakainya.
PT Indomobil Emotor Internasional membagikan sejumlah panduan perawatan baterai, mulai dari pola pengisian daya, pemeriksaan konektor, hingga penyimpanan saat kendaraan tidak digunakan.
Faiq Winindra, After Sales PT Indomobil Emotor Internasional, mengatakan perawatan baterai perlu dilakukan secara konsisten, termasuk ketika motor listrik tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu.
“Menjaga kondisi baterai tidak hanya berkaitan dengan proses pengisian daya, tetapi juga bagaimana pengguna memperlakukan dan menyimpan baterai dengan benar. Kami mengimbau pengguna Indomobil eMotor untuk memperhatikan kondisi daya, menjaga kebersihan konektor, serta menghindari benturan dan paparan air yang tidak sesuai dengan petunjuk penggunaan,” ujar Faiq.
1. Hindari Baterai Kosong Lama
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah menghindari baterai dalam kondisi kosong atau 0 persen selama lebih dari 24 jam.
Jika motor listrik tidak digunakan dalam waktu lama, pemilik tetap disarankan memeriksa kondisi daya baterai secara berkala.
Untuk penyimpanan jangka panjang, pengisian daya setidaknya setiap dua bulan hingga sekitar 80 persen dapat dilakukan sesuai panduan perawatan yang berlaku.
Langkah ini ditujukan untuk membantu menjaga kondisi sel baterai selama kendaraan tidak digunakan.
2. Pastikan Kabel dan Soket Benar
Pemilik juga perlu memastikan kabel utama dan soket baterai terpasang dengan benar serta bebas dari debu dan kotoran.
Pemeriksaan harus dilakukan sesuai prosedur keselamatan, tanpa membongkar konektor atau menangani komponen kelistrikan yang membutuhkan keahlian teknis.
Dari sisi penyimpanan, baterai perlu ditempatkan dalam posisi vertikal sesuai petunjuk produk, di area kering dan terlindung dari air.
Baterai juga tidak boleh dijatuhkan, dibanting, ditindih, atau terkena benturan keras karena berpotensi merusak casing dan komponen internal.
3. Gunakan Charger Sesuai Rekomendasi Pabrikan
Indomobil eMotor turut mengingatkan pengguna untuk menggunakan charger yang direkomendasikan pabrikan dan sesuai dengan spesifikasi baterai. Selain itu, beban kendaraan harus dijaga agar tidak melebihi batas yang ditentukan.
Kondisi kelebihan beban atau overloading dapat meningkatkan arus kerja dan berpotensi memengaruhi jarak tempuh maupun proses pengisian daya, bergantung pada kondisi kendaraan dan sistem proteksinya.
4. Jangan Ubah Penggunaan Baterai
Pengguna juga dilarang menggunakan baterai dalam posisi terbalik, menghubungkannya dengan polaritas yang salah, atau membuat hubungan langsung antara kutub positif dan negatif.
Menggabungkan beberapa paket baterai secara seri maupun paralel di luar konfigurasi yang ditetapkan pabrikan juga tidak diperbolehkan.
Sebelum digunakan, kondisi fisik baterai perlu diperiksa. Apabila casing retak, sel baterai rusak, atau sistem manajemen baterai (Battery Management System) bermasalah, baterai tidak boleh digunakan sebelum diperiksa oleh teknisi yang kompeten.
5. Jangan Direndam Air Secara Sengaja
Baterai motor listrik Indomobil eMotor dibekali perlindungan IP67. Peringkat tersebut menunjukkan tingkat perlindungan terhadap debu dan air berdasarkan kondisi pengujian tertentu.
Namun, perlindungan ini bukan berarti baterai boleh sengaja direndam atau digunakan di luar batas yang ditetapkan pabrikan. (Muh/*)
