Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Minta JCH Kloter 12 Merenungkan Diri Saat Wukuf di Arafah, Tak Ada Saat Umrah

691
Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE didampigi Ketua PPIH Aceh, Azhari berfoto bersama petugas haji di Aula Jeddah, Asrama Haji Banda Aceh, Kamis (29/5/2025) sore. FOTO/MCH ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE meminta jamaah calon haji (JCH) kloter 12 untuk merenungkan diri saat wukuf di Arafah.

Illiza menegaskan makna ibadah haji saat wukuf jelang melepas kloter 12 atau kelompok terbang akhir dari Embarkasi Haji Aceh. Dia kembali mengulangi haji itu di Arafah.

Dia mengakui banyak jamaah haji yang menyia-nyiakan momen sejenak di Arafah, padahal jamaah sudah ikuti manasik haji berkali-kali. “Jangan sia-siakan waktu sedetik pun. Banyak yang menunggu sampai 34 tahun,” tegasnya.

Dia berharap, selama di Arafah dapat merenungkan siapa diri kita, muhasabah diri dan mengenal Allah. Illiza Juga memaparkan hal lainnya, khususnya makna di balik tawaf.

Pelepasan kloter terakhir Aceh ini dihadiri Ketua PPIH BTJ Drs H Azhari MSi pejabat dari daerah asal jamaah dan para Kakankemenag di Aula Jeddah, Asrama Haji Banda Aceh pada Kamis (29/5/2025) sore.

Penerbangan jamaah haji asal Aceh yang tergabung dalam kloter 12 digabung dengan Sumatera Utara (Sumut) terdiri dari jamaah asal Aceh berjumlah 124 orang dan selebihnya diisi jamaah asal Sumatera Utara (Sumut).

Jamaah asal Aceh yakni 50 laki-laki dan 74 perempuan, gabungan dari sejumlah kabupaten kota di Aceh yakni Sabang 2 orang, Lhokseumawe 8, Langsa 2, Banda Aceh 43, Pidie 22, Nagan Raya 2, Aceh Utara 12, Aceh Timur 5, Aceh Tenggara 4, Aceh Selatan 14, Aceh Jaya 2, Aceh Besar 2 dan Aceh Barat Daya 6 orang.

Sedang petugas yang mendampingi jamaah asal Aceh sebanyak 3 orang. Jamaah termuda asal Aceh Kloter 12 bernama Tambah Mulia Ginting (25) asal Aceh Tenggara. Sedangkan jamaah tertua bernama Halimah Muhammad Daud (84) asal Aceh Timur.

Kloter 12 diterbangkan dari Bandara SIM Blangbintang, Aceh Besar pada Jumat (30/5/2025) pagi pukul 10.40 WIB, dan diperkirakan tiba di Jeddah pada hari yang sama sekitar pukul 14.45 Waktu Arab Saudi.

Untuk pemondokan di Mekkah berada di wilayah Misfalah, Sektor 9, Hotel Al Zaer Al Akhyar. “Kita berdoa penerbangan Kloter 12 ini juga berjalan lancar seperti kloter sebelumnya dan seluruh jamaah sehat sehingga dapat melaksanakan rukun haji dengan lancar,” haap Ketua PPIH Azhari.

Sementara itu, ibadah wukuf di Arafah ini tidak akan ditemukan saat melaksanakan ibadah Umrah, sehingga peluang satu-satunya hanya melalui ibadah haji dengan masa tunggu di Aceh sudah sampai 34 tahun.(Muh/*)

Exit mobile version