posaceh.com, Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan bagi Perempuan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh, di Hotel Al-Hanifi, Banda Aceh, Kamis (4/6/2026).

Dalam sambutannya, Dr Musriadi menekankan pentingnya pemahaman mengenai kepemimpinan, manajemen, dan organisasi bagi kaum perempuan. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa, daerah, maupun keluarga.
“Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendamping dalam rumah tangga, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi dalam bidang sosial, ekonomi, dan politik,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan kader-kader perempuan yang memiliki kapasitas kepemimpinan serta mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan pembangunan Kota Banda Aceh.
“Melalui pelatihan ini, saya berharap para peserta dapat menjadi kader perempuan yang mampu membawa perubahan positif bagi Kota Banda Aceh,” kata Musriadi.

Pelatihan Kepemimpinan bagi Perempuan Tahun 2026 ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 45 peserta yang berasal dari berbagai komunitas perempuan di Kota Banda Aceh.
Selain mendapatkan materi tentang kepemimpinan dan manajemen organisasi, para peserta juga akan dibekali wawasan mengenai pemberdayaan perempuan, pembangunan daerah, serta isu-isu sosial kemasyarakatan melalui sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya.

Adapun pemateri yang hadir dalam pelatihan tersebut antara lain Said Muniruddin dari Suficademic Supertraining, Mahyaruddin selaku Grand Master Training Kementerian Dalam Negeri, Dr. Safwan, M.Si., Direktur Amanah, Hasnanda Putra dari BNNP Aceh, serta Plt Kepala DP3AP2KB Kota Banda Aceh, Tiara Sutari, S.STP., M.M.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas kepemimpinan perempuan sehingga mampu berperan lebih aktif dalam pembangunan daerah serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.(Hadi)











