Daerah

UGL Aceh Tenggara Gelar Seminar Nasional

2073
×

UGL Aceh Tenggara Gelar Seminar Nasional

Sebarkan artikel ini
Rektor Universitas Gunung Lauser, Dr Indra Utama MPd menyerahkan proposal Pembangunan Laboratorium kegiatan praktek dan gedung serbaguna kepada anggota DPR RI disela-sela acara seminar nasional di pelataran Kampus UGL, Kutacane, Kamis (14/10/2021) FOTO/ MUHAMMAD

posaceh.com, Kutacane – Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) menggelar seminar nasional secara terbuka di pelataran Kampus UGL, Kutacane, Kamis (14/10/2021)

Seminar Nasional secara terbuka yang baru pertama kali diadakan di Kampus UGL semenjak 29 tahun Universitas Gunung Lauser didirikan, mengangkat tema ‘Peran Pemuda Dalam Menyukseskan Penyelenggaraan Pesta Demokrasi (Pemilu dan Pilkada 2024).

Seminar berskala nasional ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Ahmad Doli Kurnia Tanjung (Sumatera Utara). Anggota Komisi IV DPR- RI Alien Mus (Maluku Utara), dan HM. Salim Fakhry, SE, MM asal Aceh Tenggara juga anggota Komisi IV DPR-RI.

Rektor Universitas Gunung Lauser, Dr Indra Utama MPd, mengatakan seminar yang bertujuan memberikan wawasan kepada para pemuda dan mahasiswa untuk ikut serta menyukseskan Pemilu serta Pilkada 2024 nanti.
Selain itu, dengan adanya seminar ini bisa membuka cakrawala pemikiran bagi pemuda dalam melaksanakan demokrasi secara baik. Karena, kata rektor, pemuda masih energik secara fisik maupun dalam berpikir.
Antara Realitas dan Harapan Publik, dimana tema ini penting dan menarik. Sejarah mencatat, bahwa pemuda memiliki peran sangat penting dalam setiap perubahan yang terjadi di negeri ini.
“Banyak peristiwa besar menunjukkan, aksi nyata pemuda bagi kemajuan bangsa. Sejak sebelum proklamasi kemerdekaan hingga sekarang, berbagai kejadian penting tidak bisa dipisahkan dari cerita anak muda bangsa.,” katanya.

Indra melanjutkan, sudah saatnya pemilih muda sadar berdemokrasi semakin baik karena faktanya, selama ini dari sisi prosedur dari tahun ke tahun mengalami penyempurnaan dan prosedur ke depan lebih baik.
Untuk peningkatan SDM terutama Mahasiswa UGL sebagai pemuda, harus didukung sarana dan prasarana yang memadai, dalam kesempatan yang sama, Dr Indra mengajukan Proposal Pembangunan Laboratorium kegiatan praktek dan Gedung serbaguna.
Pada kesempatan yang sama Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tanjung S.Si., M.T. Ketua Komisi II DPR RI saat menjadi narasumbet menegaskan bahwa begitu pentingnya kiprah para pemuda dalam pembangunan bangsa. Dapat dikatakan, besarnya suatu bangsa sangat ditentukan oleh keterlibatan kaum muda. Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli menambahkan, pihaknya menyadari bahwa kampus merupakan ujung tombak keilmuan dan sumber daya manusia. Oleh karena itu, ia mengharapkan keterlibatan pemuda dalam berdemokrasi, untuk mencapai tujuan bangsa.

Sedangkan, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar H M Salim Fachry, S.E., M.M mengajak Forkopimda dan Muspika untuk berdiskusi membangun Aceh Tenggara lebih baik lagi, “Kita akui memang ada banyak sekali masalah yang dihadapi, inilah pentingnya dari membangun negeri terutama di Aceh Tenggara,” tuturnya

Pemuda atau Mahasiswa merupakan cikal bakal masa depan bangsa, mereka adalah kekuatan atau kemampuan yang dapat membangun negeri ini lebih baik lagi dari sebelumnya. “Dengan keberadaan mereka sudah mempunyai dampak yang sangat baik untuk perubahan negeri lebih maju dan berkualitas,” lanjutnya.

Seminar nasional ini dihadiri 1500 peserta yang terdiri dari Unsur Forkopimda Aceh Tenggara, BEM Aceh, mahasiswa, siswa, OKP dan kepala Desa seluruh Aceh Tenggara.(Mti)