InternasionalOlahraga

Tujuh Catatan Impresif PSG Usai Bantai Inter Milan di Final Liga Champions

472
Pelatih PSG, Luis Enrique mengangkat Piala Champions di Allianz Arena, Munich, Jerman, Minggu (1/6/2025) dini hari WIB. FOTO/AP

posaceh.com, Munich – Impian Paris Saint-Germain (PSG) merasakan gelar Liga Champions akhirnya kesampaian juga. PSG menjadi raja Eropa setelah melumat Inter Milan dengan skor 5-0 pada final yang berlangsung di Allianz Arena, Minggu (1/6/2025) dini hari WIB.

Inter Milan tampil anti klimaks di final Liga Champions 2024/2025. Ini merupakan kekalahan kedua pada kurun waktu tiga musim terakhir saat Inter Milan bermain di final Liga Champions.

Sementara untuk Les Parisiens, anak asuh Luis Enrique merayakan titel juara pertama mereka pada ajang Liga Champions.

Pada babak pertama, PSG sudah unggul 2-0, masing-masing melalui Achraf Hakimi dan Desire Doue. Tiga gol PSG lainnya lahir pada babak kedua.

Doue kembali menjebol gawang Inter Milan. Sedangkan Senny Mayulu dan Khvicha Kvaratskhelia juga mencatatkan namanya di papan skor.

Berikut tujuh rekor dahsyat yang dibukukan PSG setelah menjuarai Liga Champions 2024/2025 seperti dikutip dari Squawka dan Opta.

PSG menjadi klub Prancis pertama yang menorehkan treble winners alias tiga gelar dalam semusim, termasuk juara Eropa.

Mereka meraih gelar Ligue 1, Coupe de France, dan Liga Champions sekaligus.

Luis Enrique, melakukan sesuatu yang belum pernah bisa dilakukan pelatih-pelatih lain di PSG. Ia untuk pertama kali mengantar PSG menjadi kampiun Liga Champions.

PSG menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang berhasil memenangi final dengan skor 5-0. Ini menjadi final yang berat sebelah.

PSG menjadi tim kedua dari Prancis yang menjuarai Liga Champions. Tim Prancis pertama yang membukukan sejarah sebagai Raja Eropa adalah Marseille pada 1993.

Luis Enrique bukan hanya melakukan sesuatu yang belum pernah bisa dilakukan pelatih-pelatih lain di PSG, dengan mengantar klub itu jadi kampiun Liga Champions.

Ia juga menjadi pelatih kedua dalam sejarah yang bisa menyabet treble dengan dua tim berbeda. Satu pelatih lainnya adalah Pep Guardiola.

Pep Guardiola

• Treble di Barcelona: musim 2008/2009

• Treble di Manchester City: musim 2022/2023

Luis Enrique

• Treble di Barcelona: 2014/2015

• Treble di PSG: 2024/2025

Sementara itu, Khvicha Kvaratskhelia menjadi pesepak bola pertama asal Georgia yang mencetak gol di final Liga Champions.

Selsin iyu, ada enam manajer yang berhasil menjuarai Liga Champions dengan dua klub berbeda, yang terbaru adalah Luis Enrique.

Lima manajer lainnya adalah Carlo Ancelotti, Ottmar Hitzfeld, Jupp Heynckes, Jose Mourinho, dan Pep Guardiola.

Dan Luis Enrique melakukannya dengan mengantar timnya mengemas kemenangan terbesar di final Liga Champions.(Muh/*)

Exit mobile version