*Usman SE MSi jadi Penyokong Utama
posaceh.com, Banda Aceh – TPQ Hudayatul Ulum Gampong (desa-red) Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, menggelar Festival lomba santri yang akan berlangsung sejak tanggal 1 sampai 3 Desember 2023. Kegiatan yang hampir secara keseluruhan disponsori oleh Usman SE MSi, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Banda Aceh tersebut, dibuka oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh Amiruddin SE MSi, di lapangan bola Bukit Sembilan, Lambaro Skep, Jumat (1/12/2023) sore.
Berbagai perlombaan yang diikuti oleh 300 santri tersebut di antaranya, Tilawah (tingkat TPA dan TQA), Tartil (tingkat TPA), Tahfizh (tingkat TKA, TPA, dan TQA), Azan dan Iqamah (tingkat TKA, dan TPA), Cerdas cermat (tingkat TKA, TPA, dan TQA), Pidato (tingkat TPA dan TQA), Rangking 1 (tingkat TPA dan TQA), serta Lomba mewarnai (tingkat TKA).
Pada kesempatan itu, Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin SE MSi, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan festival yang dianggap dapat menciptakan generasi mendatang yang memiliki nilai-nilai Islami, beretika, bermoral, dan berintegritas.

“Saya ucapkan terima kasih kepada penyelenggara sekaligus Bapak Usman selaku pendukung utama dalam penyelenggaraan kegiatan yang sangat bagus ini. Saya harap dengan ini dapat melahirkan generasi penerus yang Islami dan mampu membangun bangsa dan negara,” ucapnya.
Amiruddin berharap, kegiatan serupa dapat diikuti oleh gampong-gampong lainnya. Selain itu, Ia juga menyoroti terkait penegakan syariat Islam yang diharapkan dapat dilakukan mulai dari tingkat gampong hingga tingkatan di atasnya.
“Untuk mendukung penegakan syariat Islam, saya harap para keuchik melakukan pengawasan terhadap kawasannya masing-masing, terutama di kos-kosan yang ada. Jika ditingkat gampong tidak menegakkan syariat islam, maka tingkatan diatasnya akan kesulitan untuk menerapkan secara maksimal,” jelasnya.
Selain itu, menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga perdamaian dan persatuan. Hal itu dikarenakan, masyarakat merupakan satu kesatuan dan saling bersaudara.
“Pandangan dan pilihan boleh berbeda, tapi yang harus diingat kita saling bersaudara, tidap perlu adanya perpecahan dalam bermasyarakat, yang kita harap masyarakat dapat saling berpangku tangan dan menciptakan kesejahteraan bersama,” tegas Amiruddin.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh, Usman SE MSi, menyatakan bahwa festival lomba santri ini merupakan upaya pembinaan akhlak dan pengenalan tauhid bagi santri. Ia menekankan, pentingnya mengajarkan syariat Islam untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus.
“Demi masa depan penerus yang lebih baik, mengajari syariat islam merupakan hal yang sangat penting,” imbuhnya.
Usman juga menekankan bahwa festival tersebut bukan hanya tentang kemampuan individu, tetapi juga tentang mendidik generasi yang berakhlak tinggi. Kemudian, Ia berharap agar para wasit dan panitia dalam lomba ini mampu menilai peserta dengan adil dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang menampilkan kemampuan, tapi juga menjadi ajang dalam menciptakan generasi penerus yang memiliki budi pekerti yang baik,” pungkasnya.
Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekwan DPRK Banda Aceh, Kadis Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh, Camat Kuta Alam, perwakilan Polsek Kuta Alam, Direktur TPA Hidayatul Ulum, Imam Masjid Gampong Lambaro Skep, Keuchik dan Tuha Peut Gampong Lambaro Skep, serta beberapa tamu undangan lainnya.(Wahyu Desmi)











