EkbisNasional

Toyota Pertegas Strategi Multi-Pathway, Rekor Ekspor dan Lini Baru

14
×

Toyota Pertegas Strategi Multi-Pathway, Rekor Ekspor dan Lini Baru

Sebarkan artikel ini
TAM Hadirkan Model-Model Terbaru Kendaraan Elektrifikasi (xEV) Toyota di GIIAS 2026, Rabu (29/7/2026). FOTO/TAM

posaceh.com. Jakarta– Genap 55 tahun mendampingi mobilitas masyarakat Indonesia, Toyota menegaskan komitmennya dalam mempercepat dekarbonisasi melalui penerapan strategi Multi-Pathway.

Pendekatan ini menawarkan beragam solusi teknologi kendaraan—mulai dari Internal Combustion Engine (ICE), Hybrid Electric Vehicle (HEV), Battery Electric Vehicle (BEV), hingga pengembangan Flexy Fuel Vehicle (FFV) berbasis bioetanol.

Hal ini dilakukan guna menjawab kebutuhan konsumen lokal maupun pasar global yang sangat beragam.

Keberhasilan strategi Multi-Pathway Toyota dibuktikan secara nyata lewat kinerja manufaktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Pada Semester I-2026, TMMIN bersama lebih dari 760 rantai pasok lokal, berhasil mengapalkan 145.080 unit kendaraan CBU karya anak bangsa ke lebih dari 100 negara, mendominasi 57,6 persen dari total ekspor otomotif nasional.

Penerimaan terhadap lini elektrifikasi buatan dalam negeri pun melonjak cukup pesat.

Ekspor model ramah lingkungan berbasis hybrid, seperti Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid, tumbuh signifikan hingga 46,4 persen dengan total 12.693 unit pada paruh pertama 2026.

Keduanya, sejak 2023 lalu telah mencatatkan angka eskpor ke berbagai negara dengan total volume melampaui 62.906 unit.

“Kami memastikan produk lokal mampu menjawab kebutuhan pasar global yang semakin kompetitif, khususnya dalam menghadapi era transisi energi melalui ragam teknologi yang relevan,” ujar Nandi Julyanto, Presiden Direktur PT TMMIN.

Kekuatan manufaktur ramah lingkungan tersebut disempurnakan oleh PT Toyota-Astra Motor (TAM) di panggung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Memanfaatkan momentum perayaan 55 tahun kehadirannya di Tanah Air, Toyota memperluas portofolio Multi-Pathway dengan menghadirkan deretan model elektrifikasi teranyar.

Di segmen HEV, Toyota meluncurkan New Land Cruiser 300 Hybrid EV yang dipasarkan mulai Rp 2,716 miliar hingga Rp 2,816 miliar (OTR Jakarta).

Kemampuan offroadnya hadir berkat Auto Multi Terrain Select yang bekerja otomatis sesuai kondisi jalan guna memaksimalkan traksi.

Pada lini murni listrik (BEV), hadir New bZ4X Touring Battery EV berdaya jelajah hingga 487 km dengan banderol Rp 889 juta (OTR Jakarta).

Model ini memanfaatkan eAxle dan menghasilkan tenaga maksimum 167 kW dan torsi 268,6 Nm.

Masih ada kehadiran perdana New Hilux D-Cab AWD Battery EV dan Special Preview Land Cruiser FJ berbasis mesin bensin 2.7L yang menghias lantai pameran Toyota.

“Lewat strategi Multi-Pathway, kami terus menyediakan pilihan yang lebih lengkap, praktis, dan memudahkan bagi setiap pelanggan untuk melangkah menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan,” pungkas Takuya Yokohama, President Director PT Toyota-Astra Motor.

Melalui sinergi strategi Multi-Pathway yang didukung oleh produksi lokal TMMIN dan peluncuran produk di GIIAS 2026, Toyota membuktikan bahwa pengurangan emisi karbon, dapat dicapai secara efektif tanpa mengorbankan kepraktisan dan kebutuhan nyata para penggunanya.(Muh/*)