posaceh.com, Banda Aceh – Sebagai salah satu sekolah vocasional SMK-PP Negeri Kutacane terus berpacu untuk melakukan berbagai terobosan dan inovasi, untuk meningkatkan keterampilan siswa SMK-PP Kutacane jalin kerjasama dengan Atsiri Research Center (ARC).
Kepala Sekolah SMK-PP Negeri Kutacane, Muhammad, SP, MP mengatakan, pihaknya menjalin kerjasama dengan Atsiri Research Center serta menggandeng dunia industri dan dunia kerja atau lembaga terkait lainnya.
“Sekolah kita lebih mengarah ke skill dan kompetensi agar siswa lebih terampil dan siap bekerja di dunia usaha dan industri, Baik siswa maupun para alumni, diharapkan banyak terserap di dunia kerja atau menjadi wirausahawan atau entrepreneur muda,” ungkap Muhammad kepada media ini, saat penandatanganan MoU dengan ARC, Jumat (2/9/2022).
Menurutnya, pelaksanaan MoU sebelumnya sudah cukup banyak untuk peningkatan kompetensi jurusan dan kompetensi lulusan. Namun yang diselenggarakan saat ini yakni dengan ARC karena sebagai Pusat Unggulan IPTEK di Aceh.
Lanjut Muhammad, sebagai SMK yang sangat inovatif di Aceh bidang perkebunan perlu terus mengembangkan kelas industri mandiri dan juga mendapat dukungan dan suport dari cabang Dinas Pendidikan Aceh Tenggara, Dinas Pendidikan Aceh, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh dan adanya dukungan infrastruktur dari DPRA Aceh.
“Anggota DPRA Aceh Yahdi Hasan terus mendukung pembangunan dan rehab fisik serta upaya pengadaan lahan praktek perkebunan untuk penanaman Atsiri, coklat, sawit, pinang dan beberapa komoditi unggulan dan produk turunannya,” ujarnya.

FOTO/ ILYAS
Ia menambahkan, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Ir Cut Huzaimah MP mengapresiasi kerja keras dan prestasi SMK PP Kutacane dan tetap terus membantu sarana dan prasarana serta SDM unggul untuk pembangunan SDM pertanian yang handal juga mendukung ketahanan pangan dan berkontribusi bagi generasi berkelanjutan pertanian.
“Pasalnya, selain memiliki berbagai macam produk turunan sistem industri, kita juga memiliki produk teaching factory agro technopark yang sekarang sudah menjadi ikon sekolah di SMK-PPN, Kutacane,” bebernya.
Harapannya dengan ada MoU ini akan memberikan nilai positif dalam pengembangan Atsiri di Aceh melalui pendidikan, magang, kompetisi dan mengisi peluang kerja bagi generasi muda pertanian untuk mengisi peluang atsiri Aceh yang mendunia dan memilki kualitas terbaik saat ini.peluang ini terbuka buat Aceh untuk mengembangkan Atsiri.
Sementara itu, Dr Saifullah Muhammad Ketua ARC menyampaikan dukungan sepenuhnya bagi SMK PP untuk pengembangan Jurusan perkebunan dengan minyak Atsiri dan turunannya serta memberikan fasilitas magang, guru tamu industri.
“Kita juga akan bantu informasi dan pendampingan proses produk kelas industri mandiri yang ada di SMK PP Kutacane saat ini, dan siap mentransfer ilmu, teknologi nya,” pungkasnya.(Ilyas/*)











