News

Tiga SMKN PP Aceh MoU Dengan SMKN 63 Jakarta

2622
Tiga kepala SMKN PP dari Aceh memperlihatkan MoU dengan Dra Valentina Purnama Dewi MSi (Kepala SMKN 63 Jakarta), di Aula SMKN 63 Jakarta, Jumat (10/12/2021) FOTO/ DOK SMKN PP SAREE

posaceh.com, Jakarta – Tiga Sekolah Kejuruan Menengah Negeri Pembangunan Pertanian (SMKN PP) Provinsi Aceh melakukan penandatanganan jalinan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan SMKN 63 Jakarta, Jumat (10/12/2021).

Penandatanganan MoU terdiri dari tiga SMKN PP Aceh dibawah Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh yaitu SMK PP Kutacane Aceh Tenggara, Saree Aceh Besar dan SMKN PP Bireuen dilakukan di di SMKN 63 Jakarta.

Kepala SMKN PP Kutacane, Muhammad SP MP melakukan MoU dengan Dra Valentina Purnama Dewi MSi (Kepala SMKN 63 Jakarta), di Aula SMKN 63 Jakarta, Jumat (10/12/2021)
FOTO/ DOK SMKN PP SAREE

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh tiga kepala SMKN PP dari Aceh terdiri dari Muhammad SP MP (Kepala SMKN Kutacane), Muhammad Amin SP MP (Kepala SMKN Saree) dan Hamdan SPd MPd (Kepala SMKN Bireuen) dengan Dra Valentina Purnama Dewi MSi (Kepala SMKN 63 Jakarta)

Kepala SMKN PP Kutacane, Muhammad SP MP kepada media ini menyampaikan bahwa MoU yang diteken tersebut berisikan kerja sama bidang pendidikan, magang siswa dan guru, bidang pendidikan, program SMK PK sekolah perimbasan, kelas industri, program kegiatan sekolah UKS, literasi, landscape dan kurikulum. “Tentu dengan adanya kerjasama ini diharapkan akan mendongkrak mutu ketiga SMK PP di Aceh,” ujarnya.

Seperti diketahui, SMKN 63 Jakarta merupakan sekolah SMK Pertanian yang memiliki jurusan ATP, ATPH, Jurusan landscape merupakan sekolah yang sebelumnya adalah SPP Ciganjur yang kini berada dibawah dinas pendidikan DKI Jakarta dan merupakan SMK CEO, SMK PK yang memilki sarana dan prasarana cukup modern, boording school, kelas industri, serta sekolah Adi Wiyata dengan jumlah peserta belajar hampir 700 siswa dan merupakan sekolah pertanian di DKI Jakarta yang berlokasi di Jagakarsa jakan Aselih Jakarta Selatan.(Mtis/Ilyas)

Exit mobile version