Pemerintah Aceh

Terima Audiensi Angkasa Pura, Wagub Dek Fadh Dukung Penguatan Layanan dan Konektivitas Bandara SIM

22
×

Terima Audiensi Angkasa Pura, Wagub Dek Fadh Dukung Penguatan Layanan dan Konektivitas Bandara SIM

Sebarkan artikel ini
Wagub Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh) menerima audiensi General Manager PT Angkasa Pura, Rahmat Adil Indrawan, beserta instansi terkait, di Ruang Rapat Wakil Gubernur Aceh, Rabu (23/9/2026). FOTO/ HUMAS PEMERINTAH ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), menegaskan dukungan Pemerintah Aceh terhadap penguatan pelayanan dan konektivitas penerbangan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM). Hal tersebut disampaikan Wagub Dek Fadh saat menerima audiensi General Manager PT Angkasa Pura, Rahmat Adil Indrawan, beserta instansi terkait, di Ruang Rapat Wakil Gubernur Aceh, Rabu (23/9/2026).

Audiensi tersebut membahas sejumlah hal strategis terkait pengelolaan dan pengembangan Bandara SIM, meliputi rencana perpanjangan Nota Kesepahaman tentang Pemanfaatan Barang Milik Aceh untuk Operasional dan Pengembangan Bandara SIM, penguatan penerbangan jamaah umrah, pengembangan rute penerbangan domestik dan internasional, serta peningkatan standar pelayanan dan keamanan bandara.

Dalam arahannya, Wagub Dek Fadh mengapresiasi pelayanan yang telah diberikan Angkasa Pura dan menyatakan kesiapan Pemerintah Aceh untuk memperkuat koordinasi dalam penyempurnaan layanan bandara. Menurutnya, pengembangan konektivitas udara juga perlu berjalan seiring dengan upaya memperkuat sektor pariwisata Aceh.

“Selama ini saya melihat pelayanan PT Angkasa Pura sudah sangat baik. Apa yang masih kurang, mari kita sama-sama sempurnakan. Pemerintah Aceh akan mendukung sepenuhnya hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan dan pengembangan Bandara SIM,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, General Manager PT Angkasa Pura, Rahmat Adil Indrawan, memaparkan sejumlah rencana pengembangan konektivitas Bandara SIM, termasuk penguatan penerbangan jamaah umrah yang hingga kini menjadi salah satu program yang terus dikembangkan. Ia menyampaikan bahwa traffic penerbangan umrah hingga saat ini terus mengalami peningkatan, sehingga Angkasa Pura tengah mengupayakan penerbangan langsung ke Arab Saudi dapat berlangsung secara lebih rutin.

Selain itu, Rahmat menyampaikan Angkasa Pura juga tengah menjajaki pembukaan sejumlah rute baru, termasuk penerbangan domestik dan internasional. Untuk mendukung pengembangan tersebut, direncanakan pembentukan Route Development Team yang melibatkan kolaborasi lintas instansi guna memperkuat promosi potensi Aceh khususnya dalam sektor pariwisata sekaligus mengidentifikasi peluang pengembangan rute penerbangan.

Seiring dengan rencana pengembangan rute tersebut, kesiapan aspek keamanan Bandara SIM juga perlu menjadi perhatian. Angkasa Pura menyampaikan bahwa audit keamanan akan dilaksanakan pada akhir September mendatang dan seluruh unsur terkait diharapkan dapat memperkuat koordinasi untuk memastikan standar keamanan terpenuhi dengan baik.

Dalam hal pelayanan jemaah umrah, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh turut mengingatkan pentingnya pemenuhan ketentuan vaksinasi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi. Wagub Dek Fadh menegaskan agar setiap pelanggaran, termasuk pemalsuan dokumen vaksin, ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Robby Irza, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh A. Murtala, Kepala Kanwil DJBC Aceh M. Rizki Baidillah, Kepala BKHIT NAD Ibrahim, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh Bambang Tri Cahyono, perwakilan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh, Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Dedy Yuswadi.(Mar)