News

Tahun Terakhir Kepemimpinan Para Kepala Daerah di Aceh

2098
Foto: H Jamaluddin Reube ST

posaceh.com, Banda Aceh – Tahun 2021 merupakan tahun terakhir Gubernur, Bupati dan Wali Kota di Aceh membahas anggaran bersama DPRA dan DPRK untuk dilaksanakan pada tahun 2022 dan tahun inilah tahun terakhir mereka menjabat. Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah MT bersama 20 Kepala Daerah di Aceh akan mengakhiri masa jabatannya, kecuali tiga Kabupaten/ Kota yaitu Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Selatan dan Kota Subulussalam,

Para “Penguasa” ini akan di ganti oleh Pj Gubernur dan Pj Bupati/ Walikota. Selanjutnya apakah mereka akan bertarung lagi, maka kalau tidak ada perubahan, tahun 2024 mereka bisa bertarung kembali sebagai calon Kepala Daerah. Nah,karena ini tahun terakhir pembahasan anggaran sekaligus menjelang tahun terakhir mereka menjabat. Tentu banyak harapan masyarakat kepada mereka untuk maksimal berjuang kepada rakyat agar para Kepala Daerah ini bisa mengakhiri jabatan dengan kebahagiaan dengan kata lain Happy Ending.

Tidak hanya itu, sebuah karya yang pernah di prakarsai saat mereka memerintah, juga akan menjadi sebuah kenangan yang terindah bagi para mantan Kepala Daerah.
Begitupun, apabila waktunya tiba untuk mereka mencalonkan diri kembali, setidaknya mereka masih berpeluang diberi kepercayaan oleh rakyat.

Salah seorang tokoh muda Aceh H Jamaluddin Reube ST, di Banda Aceh kepada posaceh.com, Kamis (11/11/2021) mengatakan bahwa setiap calon Kepala Daerah punya mimpi untuk dituangkan dalam visi dan misi nya dalam membangun daerahnya masing masing. “Baik mereka yang sudah jadi Gubernur, Bupati maupun Walikota tentunya punya mimpi dan mimpi itu di tuangkan dalam visi dan misi dalam mereka mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah,” kata Ketua INKINDO Aceh ini.

Jamaluddin juga mengingatkan,ketika mereka terpilih tentu visi dan misi itulah yang akan menjadi pembahasan dengan Dewan untuk kemudian menjadi Rencana Pembangunan Jangka. Menengah (RPJM) dan Rencana Pembangunan Jangka Pendek ( RPJP).

“Nah, apabila mereka tidak melaksanakan visi dan misi dengan kata lain janji janji tersebut kepada rakyat, maka ketika mereka menoleh kebelakang, ternyata mereka belum berbuat untuk rakyat,” tegas Jamaluddin lagi. Untuk itu, harapan mantan Ketua DPD KNPI Aceh ini agar semua Kepala Daerah mau Gass Pool di ujung masa jabatannya, sehingga karya karya mereka dapat di nikmati oleh masyarakat dan mereka bisa Happy Ending
Mereka yang berpeluang maju lagi sebagai Kepala Daerah karena baru memimpin satu periode adalah Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman, Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, Bupati Pidie Roni Ahmad ,Bupati Bireuen Muzakkar, Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi, Bupati Aceh Tengah Shabella Abu Bakar, Bupati Gayo Lues H M Amru, Bupati Aceh Tamiang Mursil, Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinem, Bupati Singkil Dulmusrid, Bupati Nagan Raya Jamin Idham, Bupati Aceh Jaya Irfan TB, Bupati Simeulu Erly Hasyim dan Walikota Sabang Nazaruddin sementara beberapa Bupati dan Walikota sudah dua periode masih bisa mencalonkan diri sebagai Gubernur atau Wagub.

Untuk Bupati mereka sudah selesai,mereka adalah Bupati Aceh Barat Ramli MS, Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib, Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Bupati Aceh Timur Hasballah dan Walikota Langsa Usman Abdullah.

Tiga Kepala Daerah yang berakhir masa jabatannya tahun 2023, hanya Bupati Pidie Jaya Ayyub Abbas yang sudah dua periode, sementara Bupati Aceh Selatan Tgk Amran dan Walikota Subulussalam Affan Alfian Bintang masih satu periode dan masih berpeluang maju kembali.

“Apabila mereka tidak berbuat untuk daerah dan rakyat,tentu di akhir jabatan mereka sangat miris dan menyesal,kecuali bagi mereka yang tidak peduli karena mereka memang ni Pemimpin yang suka bersandiwara, Pemimpin semacam ini tak pernah ada kata miris dan menyesal,” tegas Jamal yang juga Ketua Forum Koordinasi Jejaring Pemagangan ( FKJP) Aceh.(T Azhari)

Exit mobile version