NewsOlahraga

Setan Merah Tercabik atau Singa Teranga Terkapar di Seattle ?

26

Catatan Sudirman Mansyur
Wartawan Olahraga Media Pos Aceh

Laga ke 9 babak gugur 32 tetap menarik dan seru, meski bukan tim-tim besar yang bertanding, akan tetapi setiap pertandingan adalah krusial untuk ke fase gugur kedua 16 besar.

Tidak mengherankan semua tim yang lolos dari fase grup dan tampil di fase gugur, tidak lagi dianggap tim lemah semuanya tim tangguh.

Karena itu, meski tim-tim besar yang di unggulkan juga akan was-was dari kebobolan, sudah tentu tetap bermain habis-habisan siapapun lawan yang dihadapi.

Di Seattle, Kamis (2/7/2026) pukul 03.00 WIB berlanjut dengan laga menarik, Belgia versus Senegal, dua tim yang telah menunjukkan performa terbaiknya akhirnya lolos dari fase grup meski dengan perjuangan yang berat.

Setelah hanya meraih hasil imbang yang mengecewakan melawan Mesir dan Iran pada dua pertandingan pertama, Belgia tampil luar biasa saat membantai Selandia Baru berkat penampilan gemilang Leandro Trossard.

Pesta gol tersebut, seperti ditulis di laman fifa.com, memastikan tim berjuluk Red Devils atau Setan Merah ini finis sebagai juara Grup G sekaligus mengamankan tempat di babak gugur, setelah gagal melakukannya pada Piala Dunia sebelumnya di Qatar.

Di sisi lain, tim berjuluk Singa Teranga, Senegal sempat menelan dua kekalahan beruntun dari Prancis dan Norwegia, tetapi bangkit secara spektakuler dengan menghancurkan Irak 5-0.

Kemenangan telak itu dipimpin oleh Papa Gueye yang mencetak dua gol dan satu assist, sehingga Senegal finis di peringkat ketiga Grup I dan lolos berkat keunggulan selisih gol.

Menghadapi Senegal, juru taktik Belgia, Rudi Garcia tentu akan menerapkan taktik untuk unggul dalam penguasaan bola, disini De Bruyne, Lukaku sangat berperan dan Doku akan menusuk dari sayap.

Sementara itu, kelemahan Belgia ada pada transisi bertahan lambat, seperti saat kebobolan 5 gol dari Wales di kualifikasi. Namun ini saya sudah diperbaiki ketika fase grup, meski sempat terseok-seok menuju 32 besar.

Thibaut Courtois palang kokoh di bawah mistar Belgia, Jeremy Doku siap mengisi sayap kiri. Romelu Lukaku dan Kevin De Bruyne tetap menjadi poros untuk membuat permainan Belgia elegan dan memenangkan pertandingan.

Sedangkan Senegal yang mengusung sejumlah pemain haus gol juga memiliki tekad besar untuk menang. Tim yang fanatis untuk memenangkan setiap laga.

Tim asuhan Pape Thiaw ini mempunyai sejumlah pemain bintang yang bermain di Liga Eropa diantaranya Sadio Mané, Nicolas Jackson, Kalidou Koulibaly yang siap mencetak gol.

Sadio Mané pemain bintang yang bermain Al-Nassr FC. Mané memiliki kecepatan dan insting mencetak gol yang kuat. Nicolas Jackson striker bermain di Chelsea F.C. dikenal lincah dan penyelesaian akhir cemerlang.

Kedua tim kini bertekad mempertahankan momentum tersebut demi mengamankan tempat di Babak 16 Besar.

Pemenang laga ini akan kembali bermain di Seattle Stadium untuk menghadapi Amerika Serikat atau Bosnia dan Herzegovina. (*).

Belgia : Thibaut Courtois, Thomas Meunier, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Timothy Castagne, Amadou Onana,Youri Tielemans, Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, Romelu Lukaku.

Senegal : Edouard Mendy, Krepin Siatta, Kalidou Koulibaly, Moussa Niakhate, El Hadji Diouf, Lamine Camara, Idrisa Gueye, Pape Gueye,Ismaila Sarr, Nicolas Jackson, Sadio Mane.

Exit mobile version