posaceh.com – Seorang pria asal Yogyakarta yang kini berprofesi sebagai pengusaha menceritakan kisahnya ketika ia dahulu masih bekerja di BUMN.
Ia mengaku kesulitan mengatur waktu salat saat bekerja karena tidak enak dengan atasan. Terutama salat duha dan salat ashar.
Hal itulah yang membuat pria tersebut kemudian memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan membuka usaha kripik kentang di rumahnya. Simak ulasannya sebagai berikut
Pria bernama Raka ini dahulu rupanya merupakan seorang yang bekerja di perusahaan BUMN sejak 2015. Namun, selama bekerja, Raka mengaku kesulitan untuk melakukan salat.
Raka selalu merasa tidak enak ketika akan menjalankan salat tepat waktu, terutama salat duha dan salat ashar. Pasalnya, jam-jam tersebut adalah waktunya para karyawan sibuk bekerja.
“Dulu waktu saya bekerja, mau salat duha saja agak nggak enak sama atasan. Mau salat di masjid nggak enak, apalagi ashar, ashar sibuk-sibuknya kerja tuh, mau salat ashar di masjid on time nggak enak, seperti itu, susah, susah banget,” ujar Raka.
Atas dasar itulah Raka kemudian memutuskan untuk keluar dari tempat kerjanya dan membuka sebuah usaha yang dimulai dari rumahnya sendiri.
Raka membuat sebuah usaha kripik kentang yang dibuatnya sendiri dengan menggunakan resep sang ibu yang kemudian ia sedikit modifikasi dengan memberi bumbu dan perasa.
“Terus aku nanya ke ibu saya, gimana sih, cara ngolah keripik kentang itu terus diajarin lah seperti itu keripik kentang terus akhirnya saya modif. Kalau ibu saya bikinnya plan nggak ada rasanya, kalau saya, saya kasih bumbu, seperti itu,” terang Raka.
Meskipun Raka keluar dari tempat bekerja karena ingin menjalani sebuah usaha, namun ada masa ketika ia berada di titik terendah ketika baru saja keluar dan belum terpikir usaha apa yang akan dibuatnya.
Raka mendapatkan tekanan dari berbagai pihak, termasuk saudaranya. Terlebih, ia juga harus membiayai keluarganya. Sementara Raka tidak memiliki pekerjaan dan belum berpenghasilan.
“Saya pernah waktu itu, saya keluar kerjaan sudah punya istri dan saya waktu itu nggak tau mau usaha apa, dan saya juga nggak tahu dapat penghasilan dari mana. Saya dengar dari saudara, teman, kamu itu mau ngapain gitu loh. Nggak kerja, punya istri, hidupnya dari mana,” lanjut Raka.(Merdeka.com)
