NewsPemkab Aceh Besar

Seniman Lebih Kreatif di Tengah Pandemi Covid-19

1814
×

Seniman Lebih Kreatif di Tengah Pandemi Covid-19

Sebarkan artikel ini
Kabid Kebudayaan Disdikbud Aceh Besar Dra Zaimah Razali MSi dan Ketua Dewan Kesenian (DKA) Aceh Besar, Mariadi ST MM saat mengisi talkshow di Radio Panglima Polem 104 FM, yang dipandu Irma Handayani SPd, Senin (20/9/2021). FOTO/ JAMAL PUTRA

posaceh.com, Kota Jantho – Para seniman di Aceh Besar dituntut lebih kreatif dan mampu bersahabat serta berdampingan di tengah Pandemi Covid-19 yang masih terus melanda saat ini. Penegasan itu disampaikan oleh Kabid Kebudayaan Disdikbud Aceh Besar, Dra Zaimah Razali MSi dan Ketua Dewan Kesenian (DKA) Aceh Besar, Mariadi ST MM saat mengisi talkshow di Radio Panglima Polem 104 FM, Kota Jantho, Senin (20/9/2021).

 

Dalam talkshow yang dipandu Irma Handayani SPd itu, Kabid Kebudayaan Disdikbud Aceh Besar Dra Zaimah Razali MSi menerangkan bahwa bidang Kebudayaan sudah menyusun program-program dalam upaya memajukan seni dan budaya, namun akiban refokusing anggara dalam mendukung penanganan Covid-19, ada kegiatan tidak dapat dilaksanakan.

 

“Namun demikian dalam bidang kesenian ada beberapa event yang kita ikuti secara virtual yang diadakan oleh Disbudpar Provinsi Aceh dan ini menjadi tempat untuk peningkat seni,”katanya.

 

Pada kesempatan itu, Zaimah berharap dari tahun ke tahun sanggar terus bertambah walaupun dalam keadaan pandemi covid-19 teruslah berkreatifitas dan mempunyai jejaring sosial dan melek teknologi. “Saat pola pemasaran hasil seni maupun budaya sudah menggunakan teknologi, jadi para seniman kita wajib mempunyai kemampuan agar tidak ketinggalan, apalagi saat pandemi seperti sekarang,” ujarnya.

 

Gunakan Medsos

Sementata itu, Ketua DKA Aceh Besar, Mariadi ST MM mengatakan dalam lima tahun terakhir sejak mulai ketua sebelumnya, Drs H Burhanuddin MA MM, DKA mendapat dukungan luar biasa dari Pemerintah Aceh Besar.

“Salah satunya dengan dibuatnya program kemah seni dan ini menjadi model sehingga diadopsi oleh daerah lain. Sampai saat ini sudah tiga kali kemah seniman kita gelar, akibat pandemi Covid-19 dua tahun ini tidak bisa digelar,” ungkapnya.

 

Dikesempatan itu, Mariadi juga berharap kepada para seniman, khususnya seniman Aceh Besar harus benar-benar dapat berkontribusi dan berkolaborasi dengan program pemerintah dalam kegiatan pemajuan seni dan budaya.

 

“Kita jangan sampai larut dengan keadaan pandemi covid-19 seperti ini, mari kita gunakan media sosial yanga seperti FB, IG, YOU TUBE dan lainnya untuk mempromosikan aktifitas seni. Disamping itu juga dapat berkonstribusi dengan dana desa untuk kegiatan seni, kalau semua desa dapat menganggarkan dananya untuk aktifitas seni ini sangat luar biasa,” tuturnya.

 

Kabid Kebudayaan dan Ketua DKA diakhir talkshow mengajak semua pelaku seni untuk tidak tinggal diam dan berpangku tangan. “Mari berkolaborasi dan membangun jejaring untuk meningkatkan kreatifitas seni di Aceh Besar,” demikian harapan keduanya.(Rusydi)