InternasionalOlahraga

Selebrasi ‘Zen’ Ungkap Rahasia di Balik Ketenangan dan Mental Sehat Erling Haaland

37
×

Selebrasi ‘Zen’ Ungkap Rahasia di Balik Ketenangan dan Mental Sehat Erling Haaland

Sebarkan artikel ini
Erling Haaland. FOTO/REUTERS

posaceh.com, Jakarta – Penampilan tenang Erling Haaland, meski berada di dalam tekanan tinggi di Piala Dunia 2026 bukan datang tiba-tiba. Ini adalah ‘buah’ dari latihan meditasi yang ia lakukan selama bertahun-tahun.

Seperti yang ia perlihatkan saat mencetak dua gol ke gawang Timnas Brasil di babak 16 besar. Alih-alih melakukan selebrasi yang ekspresif, Haaland tampak tenang dengan ekspresi minim ketika merayakannya.

Padahal, pada laga tersebut, Norwegia bertemu dengan Brasil yang notabene adalah salah satu tim unggulan untuk menjuarai Piala Dunia edisi kali ini. Namun, Haaland mampu tetap tenang dan melewatinya dengan baik.

Haaland dan Selebrasi ‘Zen’

Erling Haaland sering merayakan gol dengan melakukan pose meditasi, mirip dengan posisi lotus dalam yoga.

Striker Norwegia ini duduk bersila, meletakkan bagian belakang pergelangan tangannya di lutut, menyentuh ujung jari telunjuknya ke ibu jarinya, dan menutup matanya.

“Saya sangat menikmati meditasi,” kata Haaland dikutip dari laman Premiere League, Senin (6/7/2026).

“Itu membuat saya merasa tenang dan memberi saya kedamaian. Itulah mengapa saya terkadang merayakan gol seperti itu,” lanjutnya.

Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Mental
Dikutip dari ESPN, dalam olahraga yang didominasi oleh kekuatan fisik dan mental, senjata rahasia Haaland adalah sesuatu yang jauh lebih tidak mencolok.

Ia mencari kekuatan melalui meditasi, dan ia bukan satu-satunya yang mendapatkan kekuatan dari praktik kuno ini. Cristiano Ronaldo, Mohamed Salah , dan Raheem Sterling semuanya juga mencari jawaban dalam kekuatan pikiran yang tenang.

Psikolog olahraga George Mumford yang telah melatih banyak atlet menjaga kesehatan mental sejak 1993 memiliki teknik khusus.

Teknik yang dimiliki Mumford berperan penting dalam meningkatkan ketahanan mental dan fokus, yang menggarisbawahi dampak dari kesadaran penuh (mindfulness).

“Di level tertinggi, Anda harus mampu menerima kecemasan dan ketidakpastian sehingga Anda dapat fokus pada apa yang terjadi saat itu dan mengabaikan gangguan,” kata Mumford.

“Melakukan latihan kontemplatif, seperti meditasi, akan membantu mengelola tekanan dan stres secara efektif serta menciptakan jarak antara stimulus dan respons, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik. Anda memiliki kekuatan untuk memilih respons Anda, daripada hanya bereaksi,” sambungnya.(Muh/*)