InternasionalOlahraga

Harga Mahal Kemenangan Inggris Atas Meksiko, Oksigen Tipis-Susah Tidur Diganggu Suporter

19
×

Harga Mahal Kemenangan Inggris Atas Meksiko, Oksigen Tipis-Susah Tidur Diganggu Suporter

Sebarkan artikel ini
Timnas Inggris merayakan kemenangan usai menyingkirkan Meksiko. FOTO/ REUTERS

posaceh.com, Jakarta – Inggris memastikan lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 usai meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Meksiko di Stadion Azteca, Senin (6/7/2026).

Kemenangan Tim Tiga Singa atas Los Tricolores bisa dikatakan ‘mahal’ harganya. Hal ini, karena di luar teknis, Inggris lebih tidak diuntungkan daripada tuan rumah.

Bertanding di ketinggian 2.000-an mdpl, anak asuh Thomas Tuchel tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan aklimatisasi. Selain itu, jam istirahat para pemain yang terganggu akibat ulah suporter lawan.

Udara Tipis di Stadion Azteca
Stadion Azteca berada pada ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut. Hal ini membuat oksigen menjadi lebih tipis.

Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr Andhika Raspati, SpKO mengatakan bahwa atlet yang di lokasi dataran tinggi, terlebih tanpa adaptasi lingkungan yang baik akan mengalami susah bernapas.

“Yang kita khawatirkan dengan bermain di ketinggian adalah tipisnya oksigen yang daoat dipakai saat berolahraga. Kalau bicara literatur, yang di atas literatur itu wajib hukumnya harus aklimatisasi dulu,” kata dr Dhika kepada detikcom, Senin (6/7/2026).

Tanpa aklimatisasi yang baik, dr Dhika menyebut ada risiko-risiko yang berhubungan dengan performa si atlet.

“Supaya sel-sel darahnya juga mulai naik. meskipun oksigennya susah, tapi dia angkutannya banyak. Kalau tidak teraklimisasi dengan baik, lebih engap karena oksigennya nggak terpenuhi,” katanya.

‘Teror’ Suporter di Hotel dan Istirahat Kurang

Tak hanya soal udara, timnas Inggris juga mendapatkan ‘teror’ dari suporter tuan rumah yang sudah berjaga di depan hotel Harry Kane dan kawan-kawan.

Saat rombongan Inggris tiba, ratusan pendukung Meksiko sudah memenuhi area hotel. Sebagian mencemooh para pemain, sementara yang lain meneriakkan yel-yel ‘Mexico’.

Menurut dr Dhika, gangguan terhadap jam tidur atau istirahat tim Inggris ini bisa berdampak pada performa para pemain di lapangan.

“Ngaruh lah, yang namanya sleep deprivation atau kurang tidur itu ngaruhnya ke fokus,” kata dr Dhika.

“Bahkan kalau dilakukan berkali-kali, sering terjadi atau dia repetitif bisa kelelahan. Jadi nggak cuman ngomongin fokus dan fungsi kognitif,” tutupnya.(Muh/*)