Daerah

Secangkir Kopi, Eratkan Silaturahmi, Dandim Faisal Rangkul Pers

12
×

Secangkir Kopi, Eratkan Silaturahmi, Dandim Faisal Rangkul Pers

Sebarkan artikel ini
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Inf. Faisal, bersama Awak Media. FOTO/Dok/Pendim

posaceh.com, Lhoksukon – Di balik secangkir kopi, ada ruang untuk saling mengenal, bertukar pikiran, dan membangun kepercayaan.

Semangat itulah yang mewarnai coffee morning Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Inf. Faisal, S.Sos., M.Si., bersama insan pers di Makodim 0103/Aceh Utara, Kamis (15/10/2026).

Bukan sekadar agenda pertemuan, kegiatan tersebut menjadi momen bagi Faisal untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun kedekatan dengan para wartawan yang bertugas di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Suasana santai dan penuh keakraban membuka ruang komunikasi yang lebih personal antara pimpinan TNI di wilayah tersebut dan insan pers.

Bagi TNI dan media, komunikasi yang terjalin dengan baik menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama.

Di tengah derasnya arus informasi, hubungan yang terbuka dan profesional dibutuhkan agar informasi mengenai kegiatan, program, serta pengabdian TNI kepada masyarakat dapat tersampaikan secara tepat dan berimbang.

Dandim Faisal memandang insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Peran wartawan tidak hanya membantu masyarakat mengetahui berbagai kegiatan di lapangan, tetapi juga menjadi penghubung informasi yang mempertemukan institusi dengan kebutuhan masyarakat akan informasi yang jelas dan dapat dipercaya.

Melalui pertemuan tersebut, hubungan TNI dan pers diharapkan tidak sebatas komunikasi saat ada kegiatan atau kepentingan pemberitaan.

Lebih dari itu, silaturahmi perlu dirawat melalui dialog, saling menghargai profesi, serta komunikasi yang konsisten dan bertanggung jawab.

Coffee morning itu pun menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan antara Kodim 0103/Aceh Utara dan insan pers.

Sebab, hubungan yang baik tidak hanya dibangun melalui pertemuan resmi, tetapi juga dari kesediaan untuk duduk bersama, mendengarkan, dan saling memahami demi kepentingan masyarakat.(Muh/*)