Daerah

Puskesmas Mon Geudong Imbau Warga Waspadai Bahaya Asap Karhutla

20
×

Puskesmas Mon Geudong Imbau Warga Waspadai Bahaya Asap Karhutla

Sebarkan artikel ini
Kepala Puskesmas Mon Geudong Lhokseumawe, dr. Amroellah, mengimbau masyarakat melindungi diri dari paparan asap karhutla dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gangguan pernapasan. FOTO/Dok. RRI

posaceh.com, Lhokseumawe — Kepala Puskesmas Mon Geudong Lhokseumawe, dr. Amroellah, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kamis (15/10/2026).

Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi asap semakin pekat.

Jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan, warga disarankan menggunakan masker N95 atau KN95 yang terpasang rapat untuk membantu mengurangi paparan partikel berbahaya dari asap.

Selain itu, masyarakat dianjurkan menutup pintu dan jendela ketika asap masuk ke lingkungan permukiman.

Penggunaan alat pemurni udara dengan filter HEPA juga dapat membantu mengurangi partikel asap di dalam ruangan jika tersedia.

Perlindungan khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat asma dan penyakit jantung.

Warga juga diminta memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan mengikuti informasi resmi pemerintah terkait kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

Untuk mengurangi paparan polutan, masyarakat diingatkan menghindari sumber asap tambahan, termasuk asap rokok dan pembakaran sampah.

Menjaga kecukupan cairan dan istirahat juga penting untuk mendukung kondisi tubuh, meskipun air putih dan vitamin tidak dapat mencegah bahaya partikel asap yang terhirup.

Masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami batuk berat atau sesak napas.

Jika terjadi sesak napas berat atau nyeri dada, warga harus segera mendapatkan penanganan di instalasi gawat darurat (IGD).(Muh/*)