Hukrim

Sambut HUT BNN, BNN Kota Banda Aceh Gelar Bimtek Lingkungan Sekolah*

1804
Kepala BNN Kota Banda Aceh berfoto bersama peserta kegiatan Bimtek P4GN lingkungan pendidikan hari ke-2, di Arabia Hotel. Banda Aceh, Kamis (17/3/2022). FOTO/ HUMAS BNNK BANDA ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2022, BNN Kota Banda Aceh melalui Seksi Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat (P2M) melanjutkan kegiatan dihari kedua Bimbingan Teknis P4GN di Lingkungan Pendidikan yang berlangsung di Arabia Hotel. Banda Aceh, Kamis (17/3/2022).

 

Kegiatan diawali dengan pemaparan dari Dekan FKIP Universitas Serambi Mekkah yang juga merupakan Anggota Komisi Pendidikan Dasar Prasekolah dan Menengah (MPD) Kota Banda Aceh Jalaluddin, S.Pd, M.Pd.

Peserta kegiatan Bimtek P4GN lingkungan pendidikan sedang mengikuti sesi materi hari kedua di Arabia Hotel. Banda Aceh, Kamis (17/3/2022).
FOTO/ HUMAS BNNK BANDA ACEH

Dalam kesempatan ini, Jalaluddin menyampaikan bagaimana peran pengawasan MPD Kota Banda Aceh dalam permasalahan narkoba di lingkungan pendidikan.

 

Paparan juga disampaikan Kasat Res Narkoba Polresta Banda Aceh Kompol Tendri Wardi, S.Pt, S.I.K, M.H terkait perspektif hukum dalam P4GN. Tendri menerangkan bahwasanya kepeduliaan masyarakat saat ini sangat rendah terhadap narkoba, sehingga banyak sekali kaum remaja yang rentan akan narkoba.

“Jika masyarakat prihatin akan kasus narkoba, harusnya masyarakat juga peduli dalam menyuarakan anti narkoba,” ungkap Tendri.

 

Setelah ishoma, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Praktisi Cut Nova Erlita, SE, M.Si, CPS, CT, CHA tentang pengembangan karakter individu dan public speaking.

 

Narasumber selanjutnya H. Hasanuddin, M. Ed atau sapaan akrabnya Tu Sudan terkait dasar pendidikan agama dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang bersih dari bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.

 

Menurutnya, pihak sekolah harus bekerjasama yang baik dengan orang tua untuk menanamkan pendidikan agama sejak dini sebagai benteng pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Guru dan orang tua adalah contoh bagi anak, sehingga apa yang dilakukan tentu akan ditiru oleh anak,” pungkas Tu Sudan.

 

Diakhir kegiatan, Sub Koordinator P2M Susi Erlita, SKM menyampaikan harapannya dari kegiatan ini yang dapat berperan sebagai agent of change (agen perubahan) untuk mewujudkan Indonesia yang Bersih Narkoba. Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat dan pin kepada seluruh peserta.(MarDG/*)

 

Exit mobile version