Sambut HANI 2024, Kepala BNNK Banda Aceh Silaturahmi dengan Awak Media

  • Bagikan
Kombes Pol Zahrul Bawadi SH MM, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banda Aceh. (Foto: Asnawi Kumar/Pos Aceh) 

posaceh.com, Banda Aceh – Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banda Aceh, Kombes Pol Zahrul Bawadi SH MM, menggelar acara silaturahmi dengan para awak media yang bertugas di Banda Aceh, Selasa (11/06/2024).

Acara silaturahmi yang dihadiri belasan wartawan dari berbagai media itu, dimaksudkan dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), yang diperingati pada setiap 26 Juni.

“Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2024 ini mengangkat tema: ‘Masyarakat Bergerak Bersama Melawan Narkoba Mewujudkan Indonesia Bersinar’,” kata Kombes Zahrul.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNNK Banda Aceh yang dilantik pada 14 Mei 2024 lalu itu turut didampingi Pj Rehabilitasi Desi Rosdiana SKM MKM, Pj Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Susi Erlita SKM MKM, dan sejumlah pejabat BNNK Banda Aceh lainnya.

Sosialisasi Program BNN

Pada acara silaturahmi yang berlangsung akrab tersebut, Kombes Zahrul yang sebelumnya bertugas sebagai Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Kalimantan Barat itu, lebih banyak berbicara seputar tugas dan fungsi badan atau lembaga yang baru dipimpinnya itu.

Kepala BNNK Banda Aceh, Kombes Pol Zahrul Bawadi SH MM (berdiri kelima dari kiri), dalam sesi foto bersama dengan para wartawan usai acara silaturahmi dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2014, di Kantor BNNK Banda Aceh, Selasa (11/06/2024). (Foto: Humas BNNK Banda Aceh)

Dalam pemaparan yang dibantu tayangan slide, Kombes Zahrul menjelaskan tugas dan fungsi BNN meliputi: Pencegahan dengan menngerakkan elemen masyarakat, pemerintah, pendidikan, perusahaan dalam pencegahan narkoba;

Kemudian, pemberdayaan masyarakat, yaitu menngerakkan elemen masyarakat melalui pementukan satuan tugas (satgas) dan relawan anti narkoba;

Rehabilitasi, yaitu upaya memulihkan pecandu/penyalahgunaan narkoba, dan; Pemberantasan, yakni fokus terhadap pemberantasan bandar, kurir, pengecer, dan pemakai narkoba.

Di samping itu, Kombes Zahrul juga menyinggung soal sosialisasi bahaya narkoba yang dilakukan pihaknya ke berbagai elemen masyarakat, khusus para generasi warga kota Banda Aceh, sebagai upaya edukasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNNK Banda Aceh itu juga menjawab lugas berbagai pertanyaan yang dilontarkan awak media, di antaranya upaya BNNK Banda Aceh terkait pencegahan, pemberantasan, dan program rehabilitasi pemakai/pecandu narkoba yang dilakukan pihaknya saat ini.

Di antara program yang sudah dan terus akan dilakukan BNNK Banda Aceh, urai Kombes Zahrul, program Desa/Gampong Bersinar. “Sampai saat ini sudah ada delapan gampong atau desa di Kota Banda Aceh yang kita pilih dan kita tetapkan sebagai Gampong Bersinar (Bersih dari Narkoba),” ujarnya.

Program tersebut dimaksudkan untuk mengubah suatu gampong yang tadinya berstatus rawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, menjadi aman dengan melibatkan masyarakat sebagai garda terdepan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

“Ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN tahun 2020-2024, yang mana dalam Inpres tersebut juga menginstruksikan untuk segera membentuk program Desa Bersinar di Indonesia,” ujar Kombes Zahrul.

Acara silaturahmi Kepala BNNK Banda Aceh dengan para awak media itu diakhiri dengan makan siang dan sesi foto bersama. Selamat menyambut dan memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2024. (Ask)

  • Bagikan