POSACEH.COM, BANDA ACEH – Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia Aceh Utara sedang mempersiapkan ruang khusus untuk pemeriksaan sampel swab melalui tes cepat molekuler (TCM), dalam upaya mempercepat proses pemeriksaan terhadap pasien yang menyerupai terpapar COVID-19.
“Saat ini kami sedang renovasi salah satu ruangan di RSU Cut Meutia untuk dijadikan ruang laboratorium tes swab,” kata Kepala Bagian Tata Usaha dan Humas RSU Cut Meutia Jalaluddin saat dihubungi dari Banda Aceh, Rabu.
Dia menjelaskan, sebelumnya RSU Cut Meutia belum memiliki ruangan khusus untuk laboratorium tes swab, karena setiap ruang penanganan COVID-19 harus memenuhi standar organisasi kesehatan dunia (WHO) dan laboratorium kesehatan (Labkes).
“Kami masih melakukan pembenahan ruang laboratorium agar memenuhi standar WHO dan Labkes. Belum dapat dipastikan kapan selesai pembenahan itu, namun apabila sudah selesai maka akan langsung difungsikan,” katanya.
Pihaknya menilai perlu mempersiapkan ruang khusus tes swab tersebut, mengingat RSU Cut Meutia merupakan rumah sakit rujukan pasien COVID-19. Bahkan, mereka telah memiliki 160 cartridge dari Kemenkes RI, untuk digunakan dalam mesin TCM.
“Alhamdulillah, RSU Cut Meutia dapat bantuan dari Kemenkes RI berupa alat tes cepat untuk mendeteksi COVID-19 dengan menggunakan cartridge. Bantuan alat tersebut tidak diperuntukkan bagi pasien tes mandiri, namun hanya untuk pasien rujukan saja,” ujarnya.
Menurut Jalaluddin, dengan adanya ruang TCM di RSU Cut Meutia tersebut, maka tidak lagi membutuhkan waktu lama untuk mengetahui seseorang terinfeksi COVID-19, tetapi hanya membutuh waktu sekitar satu jam untuk mengidentifikasi pasien terpapar virus corona.
“Selama ini RSU Cut Meutia mengirim sampel swab ke Balitbangkes Aceh dan membutuhkan waktu tiga hari untuk mengetahui hasilnya. Kalau sudah selesai renovasi ruang tersebut maka hasil tes dapat diketahui dalam waktu satu jam untuk memastikan pasien positif atau negatif COVID-19,” ujarnya. (Ant)











