Nasional

Raffi Ahmad Jadi Waketum Kadin, Lebih Sinergi Usai Prabowo-Gibran Dilantik

851
×

Raffi Ahmad Jadi Waketum Kadin, Lebih Sinergi Usai Prabowo-Gibran Dilantik

Sebarkan artikel ini
Aktor sekaligus pengusaha, Raffi Ahmad. Foto/CNN

posaceh.com, Jakarta – Raffi Ahmad yang dikenal sebagai selebritis papan atas yang merangkap sebagai pengusaha ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2024-2029 yang dipimpin Anindya Bakrie.

Raffi yang kerap terlihat bersama Gibran dan Prabowo saat kampanye Pilpres 2024 lalu langsung menyampaikan terima kasih karena sudah diberikan kepercayaan. “Terima kasih pastinya kepada Pak Anindya Bakrie selaku ketua umum yang sudah mempercayakan kami,” kata Raffi di Menara Kadin, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari detik.com, Senin (7/10/2024).

“Di sini saya, Raffi Ahmad dan Pak Boby, kami dipercayakan, kalau saya selaku Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” tambahnya.

“InsyaAllah, nanti setelah Pak Prabowo dan Mas Gibran dilantik pasti sinergi kita juga akan lebih baik, mudah-mudahan Mas Anindya juga bisa terus menjembatani apa yang memang diinginkan terbaik,” ujarnya.

“Pastinya tujuan pemerintah untuk semua masyarakat Indonesia, tentunya juga untuk para pebisnis-pebisnis Indonesia semuanya bisa bersinergi dengan baik,” sambungnya.

Selanjutnya, Raffi akan menyusun programnya di Kadin secara rinci usai pergantian pemerintahan. Kepengurusan Kadin 2024-2029 diumumkan oleh Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pertanian Mulyadi Jayabaya pada awal pekan ini, Senin (7/10/2024).

Dia juga sekaligus mengumumkan kembali posisi Anindya sebagai Ketua Umum Kadin hasil Musyawarah Luar Biasa yang digelar pada Sabtu (14/9/2024) lalu. Kendati demikian, saat mengumumkan daftar kepengurusan Kadin versi Anindya tidak terlihat kehadiran Arsjad Rasjid yang masuk sebagai Ketua Dewan Pertimbangan.

“Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Bapak Arsjad Rasjid. Ini luar biasa, Pak Ketum ini, ya ini Pak Anin luar biasa, Pak Hasim, ya. Masih memberikan penghargaan kepada Pak Arsjad Rasjid,” kata Mulyadi.

Sementara itu, Dewan Pengurus Kadin Indonesia yang dipimpin Arsjad Rasjid menyatakan pengumuman kepengurusan Kadin hasil Munaslub melanggar kesepakatan hasil pertemuan Arsjad dan Anindya pada Jumat (27/9/2024) lalu.

“Kami tidak mengetahui dan tidak terlibat dalam proses penyusunan pengumuman kepengurusan yang dimaksud. Kadin Indonesia berpegang pada kesepakatan pada tanggal 27 September 2024,” ujar Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM Kadin Indonesia Dhaniswara K Harjono dalam keterangan resmi.(Muh/*)