Daerah

Puskesmas Kuta Malaka Hadirkan Inovasi “Rumoh Jiwa Malaka” untuk Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa Berbasis Komunitas

51
×

Puskesmas Kuta Malaka Hadirkan Inovasi “Rumoh Jiwa Malaka” untuk Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa Berbasis Komunitas

Sebarkan artikel ini
Inovator program dr. Eli Diana, sedang menyampaikan pemaparan terkait inovasi layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas “Rumoh Jiwa Malaka” di Kuta Malaka, Aceh Besar, Kamis (16/4/2026). FOTO/ ZUL FAZLI

posaceh.com, Kota Jantho – Puskesmas Kuta Malaka menghadirkan inovasi layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas bertajuk “Rumoh Jiwa Malaka” sebagai upaya menekan angka kekambuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sekaligus meningkatkan peran keluarga dalam proses pemulihan, Aceh Besar, Kamis (16/04/2026).

Inovasi tersebut digagas oleh dr. Eli Diana sebagai bentuk respons terhadap berbagai tantangan dalam penanganan kesehatan jiwa di tingkat masyarakat, seperti tingginya angka kekambuhan, masih kuatnya stigma, serta keterbatasan akses layanan bagi pasien dan keluarga.

“Program Rumoh Jiwa Malaka ini merupakan pendekatan komprehensif berbasis komunitas. Kami ingin memastikan ODGJ mendapatkan pendampingan yang tepat, sekaligus memperkuat kapasitas keluarga sebagai caregiver dalam proses perawatan,” kata Eli Diana.

Melalui pendekatan terpadu, program ini menghadirkan sejumlah kegiatan unggulan, antara lain kelas ODGJ dan kelas caregiver yang berfokus pada edukasi, pendampingan, serta peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat pasien secara berkelanjutan.

Selain itu, “Rumoh Jiwa Malaka” juga mencakup layanan Klinik Rumoh Jiwa sebagai pusat pelayanan, kunjungan rumah (home care jiwa), serta pembentukan kelompok dukungan pemulihan (support group) guna memperkuat jejaring dukungan di tingkat masyarakat.

Implementasi program ini menunjukkan hasil yang positif. Layanan Klinik Rumoh Jiwa telah berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup pasien serta mempercepat proses pemulihan.

Ke depan, Puskesmas Kuta Malaka juga akan membentuk kader “Duta Jiwa Malaka” di tingkat gampong sebagai penggerak utama dalam mendukung keberlanjutan program di masyarakat.

“Kami berharap inovasi ini dapat menekan angka kekambuhan, mengurangi stigma terhadap ODGJ, serta meningkatkan akses layanan kesehatan jiwa. Pada akhirnya, ODGJ dapat pulih secara optimal dan kembali berfungsi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Melalui inovasi ini, Puskesmas Kuta Malaka berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan jiwa yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis komunitas.

“Ini untuk mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih peduli dan bebas stigma di Aceh Besar,” pungkasnya.(Zul)