posaceh.com, Banda Aceh – Pemain PSAB Aceh Besar U-17 yang diterjunkan ke kompetisi Piala Soeratin Zona Aceh 2025 sudah siap bertarung untuk meraih kemenangan secara sportif dengan menjunjung tinggi fair play mulai Senin (18/8/2025) pagi.
Para pemain terpilih ini yang telah melewati seleksi secara ketat dan terbuka telah digembleng dengan keras oleh tim pelatih PSAB, Mukhlis Nakata dibantu Rian Apriliansyah dan M Hidayat, serta pelatih kiper Rahmanuddin.
Tim pelatih ini yang pernah bermain di klub kebanggaan rakyat Aceh, Persiraja, bahkan Nakata sudah disebut ‘sang legend’ tidak mau mengambil risiko dalam melatih pemain muda ini secara intensif, walau kadang-kadang ada candaan untuk melepas ketegangan para pemain.
Para pemain Piala Soeratin dari tim PSAB U-17 mulai berlatih di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Selasa (5/8/2025) sore yang dipimpin Rian Apriliansyah.
Pada pelatihan berikutnya pada Jumat (8/8/2025), baru dipimpin Mukhlis Nakata bersama M Hidayat dengan fokus pada passing crossing sampai tendangan penalti dan latihan ketiga, Senin (11/8/2025), pemain disuguhkan latihan taktik dan fisik.
Nakata sempat mengatakan para pemain terpilih ini sudah memiliki dasar-dasar dalam bermain sepakbola, karena sebagian besar berasal dari sejumlah klub di Aceh Besar dan beberapa dari luar daerah, termasuk pemain Pra PORA Aceh Besar 2025.
Dia menyatakan para talenta muda PSAB ini sudah mampu mengikuti instruksi selama pelatihan yang terlihat dalam dua uji coba melawan tim senior, rata-rata berusia di atas 20 tahun.
Sang legend ini menyatakan melawan tim senior sarat pengalaman, tentunya akan berbeda saat melawan seusia di Piala Soeratin zona Aceh. Dia menyatakan para pemain juga mendapat pengalaman berharga dari uji coba ini.
Pada uji coba pertama, Nakata mengakui permainan anak asuhnya belum betul-betul solid, namun berhasil menahan imbang tim senior Unaya FC dari PSAA sampai waktu normal 90 menit tanpa gol pada Rabu (13/8/2025) sore.
Dalam uji coba ini, pelatih PSAB menurunkan tim satu pada babak pertama dan tim dua pada babak kedua dengan hasil permainan sama-sama apik. Pemain muda PSAB ini melawan tim senior PSAA yang sebagian berasal dari PSAB juga.
Walau pemain PSAA sarat pengalaman, anak muda PSAB mampu meredam serangan PSAA, bahkan sempat mengancam gawang PSAA dalam berbagai kesempatan yang didapat striker M Tanzil atau juga Dapa.
Kekalahan tim muda ini didapat pada menit ke-86, seusai seorang pemain PSAA berhasil menendang keras bola mendatar ke sudut gawang yang gagal diantisipasi kiper PSAB U-17, M Zayyan alias Yoyok.
Menanggapi hal tersebut, pelatih kiper PSAB, Rahmanuddin menyatakan siapa pun penjaga gawang, akan sulit menahan bola yang mengarah ke sudut dekat tiang gawang.
Pada uji coba kedua melawan tuan rumah PS AMLA di Lapangan Lamteugoh, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (15/8/2025), pemain PSAB U-17 berhasil menguasai jalannya pertandingan.
Bahkan, laga baru berjalan lima menit, pemain Soeratin PSAB berhasil menjebol gawang PS AMLA. Tim satu PSAB U-17 ini berhasil menahan genmpuran PS AMLA, bahkan beberapa kali mengancam gawang tuan rumah, tetapi gagal bersarang ke gawang.
Sampai babak pertama berakhir, tidak ada tambahan gol, sehingga tim satu ini berhasil unggul 1-0 atas PS AMLA. Memasuki babak kedua, pelatih mengganti dengan tim kedua dan PS AMLA hanya mengganti beberapa pemain.
Namun, malangnya, laga babak kedua baru berjalan 10 menit, atau menit ke-55, gawang PSAB U-17 jebol melalui tendangan penalti, skor berubah jadi 1-1. Pada menit ke-68, PS AMLA kembali menambah gol melalui tendangan keras dari sisi sayap, sehingga unggul 1-2.
Tetapi, secara perlahan, tim kedua ini mulai menemukan ritme permainan dengan mengurung area pertahanan PS AMLA dari berbagai sisi. Sebuah pelanggaran yang menjadi tendangan bebas dari luar kotak penalti berhasil dimanfaatkan oleh pemain PSAB U-17 untuk menyamakan kedudukan 2-2 pada menit ke-82.
Sebuah sundulan kepala pada menit ke-90 atau akhir laga ke gawang PS AMLA, tim PSAB U-17 kembali unggul 3-2 dan pertandingan langsung berakhir. Hasil ini bisa menjadi modal bagus menuju Piala Soeratin Zona Aceh di Sigli awal pekan depan.
Seusai pertandingan, Plt Ketua Umum PSAB, Mariadi ST MM menyatakan PSAB masuk grup neraka, sehingga semua pemain harus mampu berjuang habis-habisan di lapangan.
Seperti diketahui, PSAB Aceh Besar masuk Grup A bersama Bintang Aceh FC Aceh Besar, Mutiara Raya FC Pidie dan Persas Sabang. Menanggapi hal itu, pelatih Mukhlis Nakata pada Sabtu (16/8/2025) menyatakan anak asuhnya sudah siap all-out dalam laga resmi tersebut.
Dia mengatakan seusai harapan manajemen PSAB, maka tim yang dilatihnya ini harus mampu mempertahankan juara Piala Soeratin zona Aceh 2024. Nakata berharap akan dapat memimpin timnya untuk meraih kemenangan, sekaligus menjadi juara.
Tetapi, katanya, target awal dapat lolos dari babak penyisihan grup menuju semifinal. Dikatakan, dirinya belum mengetahui tim lawan, tetapi dalam kompetisi kelompok usia, biasanya kekuatan hampir merata.
Khusus Bintang Aceh FC Aceh Besar, Nakata menyatakan terdapat sejumlah pemain Pra PORA Aceh Besar, sehingga dalam laga nantinya, pasti akan bertemu dengan rekan-rekannya kembali yang sama-sama berjuang lolos ke PORA Aceh Jaya 2026.
“Kita juga belum tahu kekuatan lawan, kabarnya, klub tetangga kita dihuni beberapa pemain Pra PORA Aceh Besar dan yang jelas kita berharap, para pemain kita all out dalam setiap pertandingan,” ujarnya.
Dia menambahkan dengan kekuatan hampir merata, maka untuk meraih hasil maximal, seluruh pemain PSAB U-17 harus bekerja keras di lapangan dengan berjuang tanpa mengenal lelah untuk meraih kemenangan.(Muh)











