NewsPemerintah AcehWisata

Pra-Karantina Agam Inong Aceh 2025 Dimulai

137
×

Pra-Karantina Agam Inong Aceh 2025 Dimulai

Sebarkan artikel ini
Foto bersama pada pra-karantina Pemilihan Agam Inong Aceh 2025, di Rindam Iskandar Muda, Mata Ie, Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (22/11/2025). FOTO/ DOK DISBUDPAR ACEH

*Finalis Dibekali Pendidikan Bela Negara di Rindam IM

posaceh.com, Banda Aceh — Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh resmi memulai rangkaian pra-karantina Pemilihan Agam Inong Aceh 2025. Kegiatan pembekalan awal tersebut dibuka dengan Pendidikan Bela Negara yang berlangsung intensif di Rindam Iskandar Muda, Mata Ie, Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (22/11/2025).

Pra-karantina tersebut menjadi tahap awal pembinaan yang wajib diikuti seluruh finalis dari berbagai kabupaten/kota sebelum memasuki masa karantina utama. Selama dua hari, yakni 22–23 November 2025, para finalis mendapatkan pelatihan fisik, penguatan etika kepemimpinan, pembentukan karakter, peningkatan ketahanan mental, hingga pendalaman nilai-nilai Bela Negara yang dipandu langsung oleh instruktur TNI.

Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Akmal Fajar S.STP., M.Si., menegaskan pentingnya Pendidikan Bela Negara sebagai fondasi pembentukan kualitas finalis Agam-Inong.

“Pelaksanaan Pendidikan Bela Negara memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kualitas finalis Agam-Inong sebagai wakil generasi muda Aceh,” ujarnya.

Menurutnya, Agam Inong Aceh tidak hanya bertugas mempromosikan pariwisata, tetapi juga mewakili budaya, etika, dan nilai-nilai luhur masyarakat Aceh.

Para peserta mengikuti pra-karantina Pemilihan Agam Inong Aceh 2025, di Rindam Iskandar Muda, Mata Ie, Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (22/11/2025). FOTO/ DOK DISBUDPAR ACEH

“Agam Inong Aceh tidak hanya berfungsi sebagai promotor pariwisata, tetapi juga sebagai representasi budaya, etika, dan nilai-nilai luhur masyarakat Aceh,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Agam Inong Aceh, Reyhan Gufriansyah, S.Psi., juga menilai materi bela negara sangat efektif dalam membentuk kepribadian, karakter, dan kedisiplinan para finalis.

“Pra-karantina dengan materi bela negara memberi dampak signifikan bagi pembentukan keperibadian, karakter, dan kedisiplinan finalis sebelum masuk ke tahap kompetisi sesungguhnya,” ungkapnya.

Reyhan berharap sesi ini dapat mempererat solidaritas dan meningkatkan kemampuan kerja sama antarfinalis. “Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat solidaritas dan meningkatkan kemampuan bekerja sama antar finalis,” imbuhnya.

Usai menjalani pra-karantina Bela Negara, para finalis akan melanjutkan ke karantina utama yang berfokus pada pembekalan pariwisata, budaya, public speaking, personal branding, seni tradisi Aceh, kepemudaan, serta berbagai sesi penilaian dari juri profesional.

Puncak kompetisi dijadwalkan berlangsung pada malam penobatan Agam Inong Aceh 2025 di Bale Meuseuraya Aceh, Sabtu, 29 November 2025.

Pra-karantina tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk melahirkan duta wisata muda Aceh yang berintegritas, berkarakter, dan mampu menjadi teladan bagi generasi selanjutnya.(Adv)