NewsOlahraga

Portugal Vs Kroasia : Duel Prestisius, Jalan Meraih Mimpi

32
×

Portugal Vs Kroasia : Duel Prestisius, Jalan Meraih Mimpi

Sebarkan artikel ini
Direktur Liga Catur Pos Aceh, Sudirman Mansyur, PNM, NA.

Catatan : Sudirman Mansyur
Wartawan Olahraga Media Pos Aceh

Laga partai ke 11 babak gugur 32 besar, Portugal versus Kroasia di Stadion Toronto, Kanada, Jumat (3/7) pukul 06.00 WIB menjadi pertemuan pertama di Piala Dunia 2026 ini yang penuh gengsi dan prestisius.

Pasalnya, kedua tim tersebut datang dengan sarat atribut mulai dari materi pemain, prestasi dan ambisi untuk meraih tropi emas dunia.

Laga ini mempertemukan dua kekuatan besar Eropa yang dipimpin oleh dua legenda hidup sekaligus mantan rekan setim di Real Madrid yaitu Cristiano Ronaldo yang berusia 41 tahun dan Luka Modrić 40 tahun.

Pertarungan ini mungkin menjadi akhir bagi dua legenda hidup tersebut dalam usaha mewujudkan mimpi timnya meraih juara dunia.

Portugal dan Kroasia sama-sama memilki pemain bintang yang kenyang pengalaman, meski beberapa diantaranya saat ini sudah berstatus veteran atau lanjut usia, 40 tahun. namun tetap menjadi kunci kemenangan bagi tim.

Seperti Portugal dengan sang kapten sekaligus bintang yang ikonik Cristiano Ronaldo, menjadi tumpuan utama mencetak gol untuk meraih kemenangan. Harapan para tifosi dan penggemarnya.

Aksi seorang Cristiano Ronaldo meruntuhkan kokohnya pertahanan lawan untuk pencapaian bersejarah, mengusung tropi akan menjadi pusat perhatian tifosi dan penggemarnya dari berbagai penjuru, termasuk rivalnya Kroasia.

La Roja atau Si Merah, Portugal juga memiliki pertahanan yang kokoh, lini tengah yang dinamis, kreatif serta lini serang yang tajam dengan fisik yang kuat dan memilki kemampuan yang tehnik mumpuni.

Praktis, skuad Roberto Martínez cukup komplit yakni berpengalaman di kejuaraan besar dan pemain kelas dunia di setiap posisi, memilki talenta muda berbakat dunia seperti João Neves, sebagai bentuk keseimbangan tim yang dihuni pemain senior dan muda berkualitas.

Karena itu, Portugal tentu akan tampil efektif dalam bermain dengan pola terukur dan terencana dalam menyerang untuk mencetak gol serta mengawal pertahanan.

Portugal memiliki reputasi peringkat ketiga Piala Dunia 1966 di Inggris dan peringkat ke empat 2006 di Jerman.

Prestasi terakhirnya di fase grup mampu menjaga jati diri sebagai tim tangguh tanpa kalah, tampil sebagai runner up di Grup K, bermain imbang melawan Kongo DR 1 – 1 dan Kolombia 0 – 0, menang 5-0 atas Uzbekistan.

Kombinasi
Begitu juga Kroasia yang ditangani Zlatko Dalić mengandalkan kombinasi pemain veteran dan talenta muda, adalah suatu tim solid dan tangguh yang sulit ditaklukkan.

Tim berjuluk Vetreni atau berapi-api, Kroasia ini juga memilki kapten Luka Modrić yang cukup berwibawa di lapangan tengah, meski sudah veteran tetap menjadi tumpuan memimpin tim untuk menguasai permainan dan meraih kemenangan.

Dengan perpaduan pemain muda, tim dari negara semenanjung Balkan ini akan mengandalkan kerapian penguasaan bola dengan operan bola pendek untuk menerobos pertahanan lawan, mencetak gol dan meraih kemenangan.

Kroasia, runner-up di Piala Dunia 2018, mengalami kekalahan 2 – 4 pada laga pembuka penyisihan Grup L, namun mampu bangkit menang lawan Panama 1 – 0 dan Ghana 2 – 1, sekaligus tampil sebagai runner up.

Dengan reputasinya itu, Krosia mengusung ambisi memenangkan laga atas Portugal sebagai jalan meraih impian membawa pulang tropi juara dunia.

Kroasia dan Portugal belum pernah bertemu di piala dunia, akan tetapi kedua tim sudah bertanding 10 kali di berbagai kompetisi sejak 1996.

Dalam 10 kali pertemuan itu, Portugal tujuh kali menang, Kroasia sekali dan dua kali seri. Pertemuan terakhir kedua tim ini pada UEFA Nations League November 2024, dengan hasil imbang 1 – 1.(*)

Perkiraan Susunan Pemain

Portugal – Diogo Costa; Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes; Joao Neves, Vitinha; Pedro Neto, Bruno Fernandes, Joao Felix; Cristiano Ronaldo

Kroasia – Livakovic; Stanisic, Sutalo, Pongracic, Perisic; Kovacic, Modric; Sucic, Vlasic, Baturina; Budimir.