Daerah

Polres Galus Gelar Rapat Koordinasi Terkait PMK Ternak Sapi dan Kerbau

1734
×

Polres Galus Gelar Rapat Koordinasi Terkait PMK Ternak Sapi dan Kerbau

Sebarkan artikel ini
Kapolres Gayo Lues AKBP Efrianza SIK gelar rapat Koordinasi bersama jajaran kodim 0113,Kadis Pertanian,kadis Kesehatan dan lainya, di Aulla Mapolres Galus, Rabu (11/5/2022). FOTO/ HUMAS POLRES GALUS

posaceh.com, Blangkejeren – Akhir – akhir ini masyarakat Gayo Lues khususnya bagi peternak Sapi dan kerbau dihebohkan Penyakit Mulut Kuku (PMK) bagi hewan ternak di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh. Salah satunya di Kabupaten Gayo Lues,ini tentunya harus menjadi perhatian semua pihak tak terkecuali pemilik ternak baik ternak sapi maupun kerbau.

Menyikapi hal itu, Kapolres Gayo Lues AKBP Efrianza SIK langsung menggelar rapat Koordinasi bersama Kadis Pertanian Gayo Lues, jajaran Kodim 0113 Gayo Lues, Kasatpol PP dan WH, Kadis Kesehatan, Kabid Peternakan,para Kapolsek dan Perwira di lingkungan Polres Gayo Lues, terkait pencegahan dan pengendalian PMK pada ternak Sapi dan Kerbau, di Aulla Mapolres Galus, Rabu (11/5/2022).

Kapolres Gayo Lues AKBP Efrianza SIK dalam sambutannya menyebutkan Rakor disepakati beberapa hal yang harus menjadi perhatian serius, terutama perlunya dilakukan Sosialisasi kepada masyarakat Gayo Lues terutama pemilik ternak baik ternak sapi maupun ternak kerbau yang saat ini rentang penyakit mulut dan kuku hewan ternak.

 

Ternak sapi warga Galus,tidak di izinkan keluar dari kandang,dan harus berada di kandang dan tidak di izinkan melepas liarkan hewan ternaknya, Rabu (11/5/2022). FOTO/ PROKOPIM GALUS.

Untuk sementara waktu ternak baik sapi maupun ternak yang lainnya tidak di izinkan keluar masuk Gayo Lues dan menghimbau kepada pamilik ternak untuk tidak melepas liarkan hewan ternaknya serta senantiasa menjaga kebersihan kandang.

“Jadi beberapa poin tadi harus menjadi perhatian kita bersama,demi mencegah menyebarnya penyakit ini Khususnya di Kabupaten Gayo Lues ini,” sebut AKBP Efrianza SIK, dari Press Release Prokopim Pemkab Gayo Lues.

Sementara

Hewan ternak Kerbau saat dikandangkan di tempatnya, Rabu (11/5/2022). FOTO/ PROKOPIM GAYO LUES

Kabid Peternakan Darman saat dikonfirmasi media ini membenarkan peningkatan penyebaran penyakit mulut dan kuku hewan ternak saat ini semakin marak sehingga dikuatirkan akan masuk ke Gayo Lues. “Tentunya kita harus bersinergi untuk mengantisipasi jangan sampai wabah itu masuk Galus,” tuturnya.

Sebelumya, Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo menetapkan enam (6) wilayah yang dilanda wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Wilayah tersebut tersebar di Provinsi Aceh dan Provinsi Jawa Timur.

Di Provinsi Aceh, PMK sudah didekteksi di Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Sementara di Jawa Timur, PMK terdeteksi di Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Mojokerto. (KG)