Daerah

Polres Aceh Besar Laksanakan Latihan Gunakan Senpi Bagi Personil

1867
×

Polres Aceh Besar Laksanakan Latihan Gunakan Senpi Bagi Personil

Sebarkan artikel ini
Polres Aceh Besar melaksanaan kegiatan pelatihan dan peningkatan kemampuan dalam menggunakan senpi yang dilaksakan di lapangan tembak Polres Jantho Kabupaten Aceh Besar. Senin (06/06/2022) pagi. FOTO/ HUMAS POLRES ACEH BESAR

posaceh.com, Kota Jantho – Polres Aceh Besar melaksanakan kegiatan pelatihan dan peningkatan kemampuan dalam menggunakan senjata api (senpi) bagi para personil, staf dan jajarannya. Pelaksanaan kegiatan tersebut juga diikuti oleh Kabag Sumda Kompol Samsir SH, Kabag Log, para Kasat, Kapolsek serta anggota Polres Aceh Besar yang memegang senpi atau yang akan membuat permohonan memegang senpi.

 

Guna meningkatkan kemampuan anggota dalam menggunakan senjata api (senpi), jajaran Polres Aceh Besar melaksanakan latihan menembak sasaran dan teknik Bongkar pasang senjata. Latihan yang telah dijadwalkan berkala ini, di laksanakan di lapangan tembak Polres Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (06/06/2022).

Polres Aceh Besar melaksanaan kegiatan pelatihan dan peningkatan kemampuan dalam menggunakan senpi yang dilaksakan di lapangan tembak Polres Jantho Kabupaten Aceh Besar. Senin (06/06/2022) pagi.
FOTO/ HUMAS POLRES ACEH BESAR

Pada kesempatan itu Kapolres Aceh Besar AKBP Carlie Saputra Bustamam SIK MH, melalui Kabag Sumda Kompol Samsir SH juga mengatakan latihan menembak ini merupakan kegiatan yang sudah terjadwal dilingkungan Polres Besar yang sudah direncanakan dan dijadwalkan oleh Bag Sumda, dimana kegiatan kita laksanakan mulai Senin hingga Rabu (6-8/6/2022).

 

Tujuan dari latihan, kata Kompol Samsir untuk meningkatkan kemampuan anggota Polres, khususnya dalam menggunakan senpi, baik laras panjang maupun laras pendek. Latihan ini juga dimaksudkan untuk meminimalisasi pelanggaran serta kesalahan prosedur penggunaan senpi selama anggota bertugas di lapangan. “Dalam menggunakan senpi ini tidak terjadi salah tembak atau kesalahan prosedur lainnya, yang dapat terjadi karena minimnya kemampuan anggota dalam menggunakan senpi,” pungkasnya. (Wahyu Desmi)