posaceh.com, Kota Jantho – PMII Kota Banda Aceh meminta Pemerintah Aceh mempercepat realisasi program pertanian dan bantuan bagi masyarakat, khususnya petani serta korban banjir, agar manfaatnya segera dirasakan. Organisasi tersebut menilai setiap program yang telah dialokasikan pemerintah pusat harus diimplementasikan secara efektif, tepat sasaran, dan disertai komunikasi publik yang transparan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Ketua PC PMII Kota Banda Aceh, Muhammad Idris, mengatakan apabila terdapat kendala administratif maupun teknis dalam pelaksanaan program, pemerintah perlu menyampaikannya secara terbuka kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi dan keresahan di tengah masyarakat.
“Apabila memang terdapat kendala administratif maupun teknis dalam proses penyaluran, maka Pemerintah Aceh perlu menyampaikannya secara terbuka kepada publik. Transparansi merupakan bentuk penghormatan terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar sekaligus menjadi upaya menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Muhammad Idris, di Banda Aceh, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, masyarakat Aceh yang masih berupaya bangkit dari dampak banjir membutuhkan langkah nyata pemerintah, bukan hanya kepastian bahwa anggaran telah dialokasikan. Ia menegaskan, yang terpenting adalah memastikan setiap program benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
PMII juga mendorong Pemerintah Aceh membangun komunikasi publik yang lebih terbuka agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai perkembangan penyaluran program. Keterbukaan informasi, kata Muhammad Idris, menjadi kunci untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Kami berharap masyarakat tidak terus berada dalam ruang ketidakpastian. Pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk menjelaskan perkembangan penyaluran setiap program secara jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
PMII menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap kebijakan publik secara objektif, kritis, dan konstruktif. Organisasi tersebut memandang kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab merupakan bagian dari upaya bersama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Lebih lanjut, Muhammad Idris berharap kepemimpinan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mampu menjawab harapan masyarakat dengan memastikan seluruh program pemerintah berjalan efektif dan manfaatnya dirasakan secara nyata oleh rakyat.
“Kepercayaan yang telah dibangun selama ini adalah amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata, keterbukaan, dan keberpihakan kepada masyarakat,” tutup Muhammad Idris.(Why/*)











