News

Plt Gubernur Bersama Pangdam IM dan Kapolda Aceh Tinjau Lokasi Pembukaan Lahan Tanam Jagung di Aceh Besar

1715
×

Plt Gubernur Bersama Pangdam IM dan Kapolda Aceh Tinjau Lokasi Pembukaan Lahan Tanam Jagung di Aceh Besar

Sebarkan artikel ini
FOTO/ HUMAS PEMERINTAH ACEH Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, bersama Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Hassanudin dan Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada, meninjau lokasi pembukaan lahan perkebunan seluas seribu hektar, di Gampong Tumpok Lampoh, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (13/6/2020).
FOTO/ HUMAS PEMERINTAH ACEH Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, bersama Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Hassanudin dan Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada, meninjau lokasi pembukaan lahan perkebunan seluas seribu hektar, di Gampong Tumpok Lampoh, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (13/6/2020).

POSACEH.COM, KOTA JANTHO – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, bersama Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Hassanudin dan Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada, meninjau lokasi pembukaan lahan penanaman jagung seluas seribu hektar, di Gampong Tumpok Lampoh, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (13/6/2020).

Rencananya, lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk penanaman jagung oleh anggota Organisasi Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Aceh, kelompok tani dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Plt Gubernur Aceh berkoordinasi dengan pengurus HIPAKAD untuk mengetahui letak dan luas lahan serta kondisi lahan yang akan dimanfaatkan tersebut.

Pada kesempatan itu, Plt Gubernur aceh menegaskan, pihaknya mendukung penuh lahan tersebut dijadikan areal perkebunan jagung oleh kelompok masyarakat. Pemerintah Aceh, kata dia, siap membantu pembersihan lahan, menyumbangkan benih dan pupuk serta membangun pagar untuk areal perkebunan tersebut.

“Semoga dengan pembukaan lahan pertanian jagung ini dapat mendukung mewujudkan status Aceh sebagai salah satu lumbung pangan nasional, ” kata Nova.

Ketua HIPAKAD Aceh, Ir H Muhammad Iqbal mengatakan, lahan tersebut merupakan wilayah Hutan Taman Industri (HTI) milik PT Aceh Nusa Indrapuri (ANI). Ia mengatakan, perusahaan tersebut memberikan pinjaman lahan kepada HIPAKAD seluas 4.800 hektar dari total luas lahan 93.000 hektar milik perusahaan tersebut di Aceh Besar.

“Untuk tahap pertama, kita buka seribu hektar dulu sebagai pilot project, ” kata Iqbal.

Iqbal mengatakan, peminjaman lahan oleh perusahaan tersebut sesuai dengan regulasi. Di mana, setiap perusahaan perkebunan wajib menyediakan lahan untuk masyarakat seluas 20 persen dari total luas areal kebun yang diusahakan perusahaan perkebunan.

“Di lahan ini kita akan membina mantan kombatan dan kelompok tani Cot Bago. Organisasi kemasyarakatan lainnya juga dapat ikut bercocok tanam di sini, “ujar Iqbal.

“Organisasi kepemudaan juga sudah kita ajak, jika selama ini anak-anak muda suka nongkrong di warung kopi kita ajak untuk menanam. Hasil panennya kita nikmati sendiri, ” lanjut Iqbal.

Dalam kesempatan itu, Iqbal menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi Pemerintah Aceh yang peduli dan membantu kelompok masyarakat yang akan bercocok tanam di lahan tersebut.

“Apalagi dalam kondisi tanggap darurat Covid-19 seperti ini, banyak masyarakat yang hilang mata pencaharian. Kita berharap dengan dukungan dari pemerintah masyarakat dapat bangkit kembali, ” kata Iqbal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A Hanan, mengatakan, pemanfaatan lahan tersebut rencananya akan dimulai pada bulan September 2020 mendatang. Untuk itu, pihaknya akan menyiapkan beberapa hal, mulai dari pembersihan lahan, membangun pagar dan menyediakan bibit. “Rencana penanamannya akan dimulai pada bulan September karena bulan Oktober sudah memasuki musim hujan, ” ujar Hanan.

KNPI Aceh Mendukung
Ketua KNPI Aceh Wahyu Saputra yang ikut serta dalam peninjauan tersebut, kepada Pos Aceh mengatakan bahwa KNPI bersama OKP mendukung penanaman jagung sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat pasca pandemi. “Pemuda memandang pangan wajib diperhatikan serius, dan potensi jagung sangat baik dan ini upaya kita bersama memulihkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan KNPI dan OKP yang bernaung dibawahnya siap ikut serta mendukung program penanaman jagung. “Kita akan bicarakan ini dengan Bapak Plt Gubernur Aceh, bagaimana KNPI dan Pemerintah akan mendorong dan mendukung kelompok tani dari unsur pemuda di lahan tersebut,” pungkas Wahyu Saputra, Ketua KNPI Aceh.(MarDG/Rezha/Ril)