posaceh.com, Kota Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM bersama Anggota DPR RI Komisi V, H Irmawan SSos MM, meresmikan jembatan gantung yang ada di Gampong Siron Blang Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Rabu (11/1/2023).
Dalam sambutannya, Pj Bupati Muhammad Iswanto, atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada H Irmawan yang berupaya keras dan merealisasikan adanya jembatan gantung yang menjadi penghubung antar Gampong (desa-red) tersebut.
“Semoga dengan kehadiran jembatan ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sebagai akses penghubung. Apalagi jembatan tersebut salah satu infrastruktur untuk mempelancar mobilitas warga dalam hal mengerakkan ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya.
Begitupun, jembatan gantung ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dua gampong tersebut. “Mari kita jaga dan pelihara bersama fasilitas yang sangat penting ini, Pemkab Aceh Besar juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri PUPR yang sudah membantu jembatan gantung ini,” ujarnya.
Anggota DPR RI asal Aceh, H Irmawan SSos MM mengharapkan, jembatan gantung yang baru ini dapat dijaga dan dipelihara oleh masyarakat, karena jembatan ini sangat dibutuhkan. Mudah-mudahan dengan terbangunnya jembatan gantung Siron penderitaan yang dirasakan oleh masyarakat selama ini bisa terkurangi.

FOTO/ DEXJOEL
“Semoga apa yang kami perjuangankan ini dapat membantu Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Karena, jiwa kami merasa terpanggil, saya terpilih menjadi anggota DPR RI juga tidak terlepas dari dukungan dan doa masyarakat Aceh Besar,” ujar Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Sementara itu, ditempat yang sama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Bowo Sudiatmanto mengungkapkan, jembatan gantung siron merupakan usulan dari H Irmawan, SSos MM selaku anggota DPR RI dari komisi V kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2021. “Alhamdulillah, dapat persetujuan dari pak menteri PUPR untuk dikerjakan pada tahun 2022,” katanya
Menurutnya, dengan diresmikan penggunaan jembatan gantung tersebut, aktivitas masyarakat dan kegiatan perekonomiannwarga akan semakin baik dan lancar. “Jembatan gantung ini merupakan milik kita bersama, untuk itu tugas kita adalah ikut bersama-sama menjaganya,” harap Bowo Sudiatmanto.

FOTO/ DEXJOEL
Jembatan gantung Siron Kecamatan Kuta Cot Glie dengan panjang bentang 120 meter dan lebar 1,8 meter merupakan akses utama penghubung antar Gampkng Siron Blang dan Siron Krueng untuk menuju pusat kecamatan, sarana pendidikan dan kesehatan.
“Karena, jembatan gantung Siron juga digunakan oleh masyarakat dari beberapa desa lainnya dalam wilayah kecamatan kota cot glie untuk menuju ke area persawahan, perkebunan dan sebagai jalur akses terdekat menuju waduk keliling,” ujarnya.
Sesuai data, pada saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia membangun 4 jembatan gantung sepanjang 384 meter untuk meningkatkan konektivitas antar desa di sejumlah kabupaten di Provinsi Aceh. “Hadirnya jembatan gantung akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, beberapa bulan yang lalu.
Keempat jembatan gantung dibangun dengan anggaran APBN Tahun 2022 senilai Rp12,8 miliar, yakni Jembatan Gantung Siron di Kabupaten Aceh Besar, Jembatan Gantung Desa Paloh – Gapong Meulum di Kabupaten Pidie serta 2 jembatan gantung di Kabupaten Bireuen yakni Lubok Pusaka dan Banda Masen.
Pembangunan jembatan gantung sebagai salah satu infrastruktur kerakyatan akan memperlancar mobilitas dan memangkas waktu tempuh antar desa yang sebelumnya harus memutar jauh karena terpisah oleh kondisi geografis, seperti lereng, bukit, jurang, ataupun sungai.

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM bersama anggota DPR-RI Komisi 5 H. Irmawan, S.sos, MM dan Kabalai PJN Aceh Bowo Sudiatmanto meninjau jembatan gantung Siron dengan panjang bentang 120 meter dan lebar 1,8, Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Rabu (10/1/2023)
FOTO/ DEXJOEL
Jembatan Gantung Siron dibangun sepanjang 120 meter untuk menghubungkan antara Gampong Siron Blang dengan Siron Krueng di Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar. Jembatan ini juga akan menggantikan jembatan lama yang rusak akibat bencana banjir pada 2018 lalu. Anggaran pembangunannya sebesar Rp 4,4 miliar.
Kehadiran jembatan gantung itu sangat mendukung akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas pertanian, seperti mempermudah akses dari dan menuju areal pertanian, sehingga memaksimalkan produksi pertanian dan mengurangi biaya produksi.
Sementara itu, warga Siron Blang yang bernama Karuna, menyampaikan, terima kasih kepada Pemerintah Aceh Besar berserta anggota DPR RI yang telah membantu membangun kembali jembatan penghubung antar desa di kecamatan Kuta Cot Glie.
“Terima kasih pak, kami sangat bahagia. Dulu kami selalu menangis, waktu naik rakit kami jatuh ke sungai. Tapi, hari ini air mata itu sudah menjadi air mata bahagia dengan hadirnya jembatan gantung tersebut, sekali lagi, terimakasih banyak pak atas kepedulian dan membantu mengurangi penderitaan yang dirasakan oleh masyarakat selama ini,” ungkapnya.
Turut hadir saat peresmian jembatan gantung tersebut, Pejabat PUPR Aceh, Kadis PUPR Aceh Besar, Muspika Kuta Cot Glie, perangkat Gampong Siron Blang dan Siron Krueng, tokoh beserta masyarakat kedua gampong yang ikut menyaksikan peresmian jembatan tersebut.(Dexjoel)











