Daerah

PETA dan Mantan Kombatan Saling Jaga

25
×

PETA dan Mantan Kombatan Saling Jaga

Sebarkan artikel ini
Ketua Pembela Tanah Air (PETA) Aceh, Tagore Abu Bakar menegaskan komitmen solidaritas antara PETA dengan GAM) Aceh Tengah dan Bener Meriah. FOTO/MEDIA ACEH MERIAH

posaceh.com, Bener Meriah – Ketua Pembela Tanah Air (PETA) Aceh, Tagore Abu Bakar, menegaskan komitmen solidaritas antara PETA dengan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Menurutnya, kedua elemen tersebut memiliki ikatan persaudaraan yang harus terus dijaga demi menjaga stabilitas dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Tagore Abu Bakar saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PETA yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Kabupaten Bener Meriah, Rabu (15/7/2026).

“Kalau ada anggota mantan kombatan yang tersakiti, maka PETA pun juga merasa tersakiti dan bangkit membelanya. Begitupun sebaliknya,” tegas Tagore Abu Bakar di hadapan peserta Rakorda.

Ia mengatakan, hubungan antara PETA dan mantan kombatan GAM dibangun atas dasar persaudaraan serta semangat saling menjaga. Menurutnya, kekompakan tersebut diharapkan menjadi kekuatan dalam menjaga keamanan, persatuan, dan keharmonisan masyarakat di wilayah Dataran Tinggi Gayo.

Dalam agenda pembukaan Rakorda, peserta secara aklamasi menetapkan Said sebagai Ketua PETA Kabupaten Bener Meriah. Penetapan tersebut mendapat dukung

Rakorda PETA turut dihadiri mantan Panglima GAM Wilayah Linge, Fauzan Azima, Penasehat PETA Ir. Syukur Qobat, unsur Forkopimda Plus Kabupaten Bener Meriah, anggota PETA dari Aceh Tengah dan Bener Meriah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta insan pers.

Kegiatan tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat sinergi antara PETA dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan kondusivitas di Kabupaten Bener Meriah maupun wilayah Aceh Tengah.(Muh/*)