posaceh.com, Kota Jantho – Personel Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) yang tergabung dalam Bawah Kendali Operasi (BKO) TNI AU di Bandara, bersama tim Avsec API Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1.070 gram. Penindakan tersebut terjadi saat proses pemeriksaan di mesin X-Ray Gudang Kargo Bandara SIM, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (12/9/2025).
Barang haram tersebut dikemas dalam sebuah paket berisi dua box dodol, meuseukat, dan kopi, yang dikirim melalui jasa ekspedisi. Paket tersebut rencananya akan diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia rute Bandara SIM (BTJ) – Soekarno Hatta (CGK), dengan tujuan akhir Kota Depok, Jawa Barat.
Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Nav Sudaryanto, S.M., yang turut menyaksikan serah terima barang bukti menegaskan, narkotika tersebut telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
“Sejak Januari hingga September 2025, BKO TNI AU Lanud SIM bersama Avsec API Bandara berhasil menggagalkan 11 kali upaya pengiriman narkotika melalui gudang kargo bandara,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat Aceh agar tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan instan dari peredaran narkoba. “Narkoba adalah zat berbahaya yang dapat merusak generasi bangsa. Karena itu, mari bersama-sama kita jaga Aceh dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” tegas Danlanud SIM.
Sementara itu, Airport Security Chief Bandara SIM, Vovo Kristanto menjelaskan, modus penyelundupan kali ini dilakukan dengan menyamarkan sabu di dalam makanan khas Aceh. “Paket tersebut berasal dari Kabupaten Bireuen menuju Banda Aceh, kemudian hendak diberangkatkan ke Jakarta. Namun berkat kewaspadaan petugas, upaya penyelundupan ini berhasil digagalkan,” imbuhnya.(Why/*)











