EkbisNews

Persediaan dan Harga Sayur di Banda Aceh Stabil

39
Aktivitas transaksi warga dan pedagang sayur di kawasan Pasar Almahira Banda Aceh, Sabtu (11/7/2026). Foto : Sudirman Mansyur.

posaceh.com, Banda Aceh – Harga, persediaan dan permintaan sayur di Pasar Tradisional Almahira, Lamdingin, Banda Aceh, Sabtu (11/7/2026) terpantau stabil.

pantauan posaceh.com, persediaan, permintaan, dan harga komoditi sayur-sayuran masih berada dalam koridor normal, meski pemerintah baru saja melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

Kondisi ini menunjukkan rantai pasok sayur ke ibu kota Provinsi Aceh, Banda Aceh belum tertekan secara signifikan oleh inflasi biaya logistik.

Seorang pedagang sayur di Pasar Halmahira, Muhammad, menyebutkan, arus barang dan transaksi jual-beli sayur- sayuran berjalan seperti biasa. “Harga dan persediaan sayur cukup normal. Begitu juga permintaan dari masyarakat. ” ujar Muhammad.

Menurutnya, fluktuasi harga memang hal wajar di komoditi hortikultura. “Harga sayur itu naik-turun. Tapi selama sepekan ini masih dalam batas normal dan bisa dijangkau masyarakat,” ujarnya.

Stabilitas permintaan ini menjadi indikator penting. Artinya, daya beli terhadap sayur – sayuran di Banda Aceh belum terganggu oleh kenaikan harga energi.

Kebutuhan sayur Banda Aceh tidak bergantung pada satu sentra produksi. Keragaman sumber pasokan menjadi bantalan yang menjaga harga tetap stabil.

Berdasarkan pantauan, pasokan sayur di Pasar Halmahira saat ini dipenuhi dari tiga jalur utama Medan, Sumatera Utara, sejumlah kabupaten/kota di Aceh sebagai produsen lokal, Takengon, Aceh Tengah sebagai sentra sayur dataran tinggi.

Dengan wilayah pasokan itu membuat Banda Aceh tidak rentan terhadap gangguan di satu titik rantai distribusi.

Hasil pemantauan di lapak Pasar Halmahira menunjukkan mayoritas harga sayur bertahan sama dengan 6 bulan terakhir.

Berikut harga sejumlah jenis sayur di Pasar Almahira Banda Aceh, Sabtu (11/7) per kilogram: wortel Rp13.000, buncis Rp14.000, bunga kol Rp25.000,tomat Rp20.000 – Rp22.000

Hanya tomat yang mengalami kenaikan. Sebelumnya komoditi ini dijual di kisaran Rp14.000 per kilogram. Mengalami kenaikan 42 persen – 57 persen.

Untuk saat ini, masyarakat Banda Aceh masih dapat memenuhi kebutuhan sayur dengan harga yang wajar. Stabilitas ini menjadi kabar baik di tengah upaya menjaga inflasi daerah tetap terkendali.(Sdm).

Exit mobile version